20 November 2019, 16:36 WIB

Pengusaha Jepang ingin Terlibat Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan


Akmal Fauzi | Ekonomi

MI/Susanto
 MI/Susanto
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono

PENGUSAHA asal Jepang tertarik untuk membantu pemerintah Indonesia dalam proses pemindahan Ibu Kota negara ke Kalimantan Timur.

Hal itu disampaikan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono seusai mendampingi Presiden Joko Widodo menemui delegasi Japan Indonesia Association (Japinda) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (20/11).

"Mereka (ingin) membantu terlibat dalam (pemindahan) ibu kota negara," kata Basuki.

Basuki mengatakan, Presiden Japinda sekaligus mantan Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda menyatakan Jepang berminat untuk berbagi pengalaman dalam memindahkan ibu kota. Menurutnya, presiden menyambut tawaran dari Jepang tersebut.

Basuki tak memungkiri ketertarikan Jepang untuk ikut menggarap proyek Ibu Kota baru belum dibahas secara detail. Pemerintah belum memutuskan akan mengajak Jepang atau tidak untuk ikut membantu membangun Ibu Kota negara.

"Belum ada (kerja sama), mereka berniat berbagi pengalaman memindahkan ibu kota dan membangun kota baru," kata Basuki.

Baca juga: Presiden Bahas Blok Masela dengan Pengusaha Jepang

Delegasi para pemimpin perusahaan Jepang dalam pertemuan itu dipimpin oleh Fukuda Yasuo. Mantan Perdana Menteri Jepang itu turut membawa sejumlah pengusaha Jepang, antara lain petinggi Tokyo Gas, Ltd Hirose Michiaki, Presiden Daihatsu Motor Co, Ltd Okudaira Soichiro, Wakil Presiden Eksekutif Toyota Tsusho Corporation, hingga Wakil Presiden Eksekutif Sumitomo Forestry Co, Ltd.

Selain itu, ada juga Senior Managing Officer Shimizu Corporation, Okamoto Tadashi, Managing Executive Officer, hingga Co Head of Asia Pasific Sumitomo Mitusi Banking Corporation Sasai Masaaki. (X-15)
 

BERITA TERKAIT