20 November 2019, 16:31 WIB

Presiden Bahas Blok Masela dengan Pengusaha Jepang


Akmal Fauzi | Ekonomi

Antara
 Antara
Presiden Joko Widodo (ketiga kanan) menerima delegasi Asosiasi Indonesia-Jepang di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (20/11/2019).

PRESIDEN Joko Widodo dan perwakilan pengusaha asal Jepang membahas sejumlah isu kerja sama kedua negara ikut dibahas salah satunya ihwal kilang LNG Blok Masela, Maluku.

Hal itu diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menjelaskan pertemuan Presiden saat menerima perwakilan pengusaha asal Jepang yang tergabung dalam Asosiasi Indonesia-Jepang (Japinda) di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (20/11).

Airlangga menjelaskan, untuk proyek Masela pihak kontraktor tengah merampungkan rancangan desain teknis dan pembebasan lahan. Presiden, kata dia, ingin proyek Blok Masela segera diselesaikan.

Selain itu, sambung dia, delegasi Jepang yang dipimpin mantan Perdana Menteri (PM) Yasou Fukuda memastikan porsi konten lokal dalam proyek Masela sesuai dengan yang diminta pemerintah, termasuk di dalamnya pemanfaatan tenaga kerja lokal.

Baca juga: NTT Sambut Gembira Dapat Hak Partisipasi 5% Blok Masela

"Presiden berharap ini bisa dipercepat dan mantan PM Fukuda dia menjadi saksi ini bisa diharapkan bisa ditingkatkan," kata Airlangga.

Kepada delegasi Japinda, Jokowi juga menekankan perlunya kerja sama sumber daya manusia (SDM) dan teknologi. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menginginkan Japinda membuat kerangka kerja untuk kerja sama tersebut.

Presiden Jokowi, kata Airlangga, juga menyampaikan kepada delegasi pengusaha Jepang, pemerintah sedang menyiapkan omnibus law terkait kemudahan investasi. Jokowi ingin memberi sinyal positif kepada calon investor mengenai komitmen pemerintah untuk memangkas birokrasi dan perizinan.

"Beliau juga menyampaikan pemangkasan birokrasi terkait dengan eselon III dan IV," jelasnya.

Airlangga mencontohkan, Yamaguchi dari PT Taisei menawarkan diri untuk dilibatkan dalam penanganan banjir di kota Jakarta. Yamaguchi mengaku telah berpengalaman dalam pembangunan hotel dan penanganan banjir.

"PT Taisei sudah 60 tahun di Indonesia termasuk mendirikan Hotel Indonesia. Berdasarkan data, PT Taisei punya pengalaman juga untuk mengerjakan pengembangan kota. Dan juga terkait dengan penanganan bencana banjir," jelas Airlangga. (X-15)
 

 

 

BERITA TERKAIT