20 November 2019, 16:13 WIB

Diisukan Jadi Bos PLN, Sandiaga: Kami tidak Pernah Diskusi Posisi


Ihfa Firdausya | Ekonomi

MI/Pius Erlangga
 MI/Pius Erlangga
Sandiaga Uno (kanan) dan Erick Thohir bersalaman di Jakarta, Sabtu (13/7/2019).

MANTAN Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno membantah kabar ditawari posisi bos di PT PLN oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Meskipun, dirinya selalu berkomunikasi dengan Erick Thohir.

"Pembicaraan tentang posisi di BUMN tidak pernah, kami tidak pernah berdiskusi posisi spesifik," ujarnya seusai menghadiri acara Indonesia Economic Forum 2019 di JW Marriott Hotel Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (20/11).

Lebih lanjut, Sandi mengatakan pejabat BUMN harusnya tidak berpolitik. Oleh karena itu, dirinya sebagai kader Partai Gerindra sekaligus pengusaha akan tetap fokus berkontribusi di tengah masyarakat.

Baca juga: Ahok Jadi Bos BUMN, Sandiaga Percayakan pada Erick Thohir

"BUMN itu tempat yang harus betul-betul tidak berpolitik, sebagai kader dari Gerindra, saya sampaikan kepada Pak Erick, BUMN ini akan sangat disorot karena stakeholder ini punya rakyat. Jadi jangan dia nanti pusing karena aspek politik yang mendominasi," terangnya.

Ia juga menilai kontribusi untuk pemerintahan tidak harus dengan menjadi menteri atau pejabat BUMN.

"Di manapun kita berada, profesional yang pergi sehari-hari ke kantor dan teman media yang terus meliput dengan independen, para milenial di sektor ekonomi kreatif, emak-emak yang kembangkan UMKM itu juga berkontribusi," katanya.

Menteri BUMN Erick Thohir tengah gencar merestrukturisasi jajaran deputi BUMN dan direksi serta komisaris perusahaan-perusahaan pelat merah tersebut. Senin (18/11), tujuh deputi dan sekretaris Kementerian BUMN secara resmi diberhentikan. (X-15)


 

BERITA TERKAIT