20 November 2019, 13:23 WIB

Harga Minyak Jatuh Akibat Ketidakpastian Perdagangan AS-Tiongkok


Haufan Hasyim Salengke | Ekonomi

AFP/Frederic J BROWN
 AFP/Frederic J BROWN
Sebuah pompa di kilang minyak milik Amerika Serikat di California

HARGA minyak jatuh pada Selasa (19/11) akibat ketidakpastian tentang pembicaraan perdagangan Amerika Serikat (AS)-Tiongkok. Hal itu juga turut memengaruhi sentimen pasar ekuitas global.

Dua patokan minyak AS, West Texas Intermediate dan Brent, turun tajam akibat tanda-tanda Beijing dan Washington mungkin semakin menjauh dari kesepakatan.

Kekhawatiran tentang perang perdagangan telah membebani prospek pertumbuhan global, menekan permintaan minyak bumi.

Analis juga gelisah menjelang laporan persediaan minyak AS mingguan yang diperkirakan menunjukkan stok lebih tinggi.

Baca juga: Gas Mahal Hambat Laju Industri

"Kurangnya terobosan atau kemajuan konkret pada kesepakatan awal AS-Tiongkok terus menciptakan benturan, terutama setelah kedua belah pihak telah menawarkan indikasi perjanjian fase satu yang ditandatangani tampaknya akan terjadi hanya beberapa minggu sebelumnya," kata catatan dari Robbie Fraser, analis komoditas senior di Schneider Electric.

Penutupan terbaru dalam pembicaraan adalah mengindikasikan Tiongkok akan menyetujui perjanjian fase satu hanya jika Washington setuju menghapus beberapa tarif yang ada, sesuatu yang ditentang Presiden AS Donald Trump.

Pada penutupan, saham Eropa bereaksi beragam, sementara Wall Street sebagian besar berakhir lebih rendah, dengan Dow dan S&P 500 mundur dari rekor, bahkan ketika Nasdaq mencatat rekor tertinggi ketiga sepanjang masa. (AFP/OL-2)

BERITA TERKAIT