20 November 2019, 13:00 WIB

Perjalanan KRL akan Ditambah Hingga 1.057 Perjalanan


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

ANTARA/Risky Andrianto
 ANTARA/Risky Andrianto
Rangkaian kereta rel listrik melintas di jalur rel Stasiun Bekasi, Jawa Barat

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan menambah jumlah perjalanan kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek pada tahun ini dengan total perjalanan menjadi 1.057 perjalanan.

Penambahan perjalanan ini akan tercantum dalam Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2019 yang sebelumnya telah ditetapkan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, dalam Keputusan Menteri Perhubungan No: KP.1781 Tahun 2019 Tentang Penetapan Grafik Perjalanan Kereta Api Tahun 2019.

PT KCI pada Gapeka 2019 ini memprogramkan operasi perjalanan KRL sebanyak 90 Loop yang berjumlah 1.057 perjalanan KRL per hari.

Jumlah tersebut bertambah dibanding dengan program pada Gapeka 2017 dengan operasi perjalanan KRL sebanyak 81 Loop yang berjumlah 945 perjalanan KRL per harinya.

Gapeka 2019 ini akan menggantikan Gapeka 2017 yang menjadi dasar penyusunan jadwal kereta, termasuk jadwal perjalanan KRL saat ini.

Baca juga: Langgar Aturan Jalur Sepeda Didenda Rp500 Ribu

"Penyusunan Gapeka 2019 ini telah berlangsung cukup lama, dengan memerhatikan berbagai masukan, utamanya adalah saran dari para pelanggan, pembangunan infrastruktur perkeretaapian, dan sarana KRL yang dimiliki KCI. Kami berharap dengan memberlakukan jadwal baru berdasarkan Gapeka 2019, para pengguna KRL dapat lebih terakomodir kebutuhannya," jelas Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti dalam keterangan resmi, Senin (18/11).

Mulai 1 Desember 2019, PT KCI akan memberlakukan penambahan jumlah perjalanan KRL pada triwulan pertama pemberlakuan Gapeka 2019 ini sebanyak 86 Loop dengan 960 perjalanan KRL dengan jumlah total sarana KRL yang dioperasikan sebanyak 1.100 unit kereta.

Penambahan ini akan terus dilaksanakan secara bertahap berdasarkan hasil evaluasi perjalanan KRL hingga mencapai jumlah sesuai dengan program Gapeka 2019.

Mulai 1 Desember nanti, jumlah perjalanan KRL untuk lintas Bogor Line sebanyak 405 perjalanan KRL yang terdiri dari Center Line (Bogor/Depok – Jakarta Kota PP) terdapat 227 perjalanan dengan headway pada jam sibuk selama 5 menit dan lintas Loop Line (Bogor/Depok – Jatinegara PP) terdapat 178 perjalanan dengan headway pada jam sibuk selama 5 menit.

Jumlah perjalanan KRL Bekasi Line (Cikarang/Bekasi – Jakarta Kota PP) sebanyak 174 perjalanan setiap harinya dengan headway pada jam sibuk selama 11 menit.

Untuk lintas Serpong Line (Rangkasbitung/Parung Panjang/Maja/Serpong – Tanah Abang PP) mulai 1 Desember 2019 terdapat 178 perjalanan KRL dengan headway pada peak hour selama 10 menit.

Pada lintas Tangerang Line (Tangerang – Duri PP) pada pemberlakukan Gapeka 2019 ini, terdapat perjalanan KRL sebanyak 98 perjalanan dengan headway pada peak hour selama 15 menit.

Sementara untuk lintas Tanjuk Priok Line (Tanjung Priok - Jakarta Kota PP) pada Triwulan pertama Gapeka 2019 ini terdapat total perjalanan KRL sebanyak 56 perjalanan dengan headway pada peak hour selama 30 menit.

Sedangkan untuk KRL Feeder (Kampung Bandan – Jakarta Kota PP) pada Gapeka 2019 ini terdapat jumlah perjalanan sebanyak 47 perjalanan dengan headway pada peak hour selama 38 menit.

Wiwik berharap penambahan perjalanan KRL ini akan memberikan dampak baik bagi pengguna jasa KRL. Penambahan perjalanan KRL di Gapeka 2019 ini juga mendukung program pemerintah dalam meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi publik.

"Dengan penambahan perjalanan KRL di Gapeka 2019 ini, diharapkan semakin banyaknya masyarakat yang menggunakan transportasi publik khususnya KRL," tegas Wiwik. (OL-2)

BERITA TERKAIT