19 November 2019, 21:01 WIB

PPP Sebut Penolakan Terhadap Ahok Berbau Politis


Nur Azizah | Ekonomi

Antara
 Antara
Basuki Tjahaja Purnama

WAKIL Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menilai penolakan Basuki Tjahaja Purnama menjadi calon dirut Pertamina sarat kepentingan politis. Penolakan tersebut dilayangkan serikat pekerja Pertamina.

Menurutnya, ialah keniscayaan jika karyawan mematuhi kebijakan manajemen.

"Kecuali manajemennya merusak sistem. Kalau penempatan orang, mendukung itu kan sikap politis," kata Baidowi di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Selasa, (19/11).

 

Baca juga: BUMN Dinilai Butuh Karakter Seperti Ahok

 

Menurutnya, akan bahaya bila pemikiran pekerja sudah politis. Bila dibiarkan, dikhawatirkan akan menghancurkan BUMN itu dari dalam.

"Ini tanda-tanda kehancuran bagi BUMN. Orang akan bertanya kenapa kok berontak, ada persoalan apa? Jangan-jangan tidak bisa dihindari," kata dia.

Anggota Komisi VI DPR ini mengatakan pemilihan Dirut BUMN wewenang Menteri BUMN Erick Thohir. Dia yakin Erick punya penilaian sendiri terhadap Ahok.

"Menteri BUMN itu pemilik saham mayoritas di unit usaha BUMN. Orang yang menduduki tentu ada parameter dan penilaiannya. Pemolakan dari serikat pekerja itu aneh," pungkas dia. (Medcom/OL-8)

 


 

BERITA TERKAIT