19 November 2019, 17:00 WIB

Erick Surati Dirut Jasamarga Agar Penuhi Panggilan KPK


Faustinus Nua | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
 ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Direktur Utama PT Jasa Marga Desi Arryani

MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyurati direktur utama PT Jasa Marga Desi Arryani untuk memenuhi panggilan Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).

"Setelah KPK surati kita, kita menyurati ke BUMN tersebut untuk secepatnya penuhi panggilan KPK. Kita hargai proses KPK," kata staf ahli Kementerian BUMN Arya Sinulingga di komplek Kememterian BUMN, Jakarta (19/11).

Sebelumnya, pada Senin (18/11) KPK telah menyurati Erick Thohir terkait dirut Jasamarga yang mangkir dari pemanggilan KPK. Untuk mendukung upaya pemberantasan korupsi, Kementerian BUMN pun merespon dengan cepat surat KPK.

"Kemarin masuk lalu proses cepat dan kita sampaikan ke Jasanarga. Minta supaya secepatnya memenuhi panggilan," tuturnya.

Meskipun demikian, Arya melanjutkan bahwa Kementerian tidak serta merta langsung mencopot jabatan dirut Jasamarga. Menurutnya pemanggilan KPK merupakan proses hukum yang harus dilalui. Pihaknya akan melakukan evaluasi terlebih dahulu sambil menunggu perkembangan proses hukum tersebut.

Diketahui KPK sudah dua kali meminta Desi untuk hadir sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pekerjaan fiktif pada 14 proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Pemanggilan yang dijadwalkan tanggal 28 Oktober 2019 tidak dipenuhinya. Kemudian KPK pu menjadwal ulang pada 11 November 2019, akan tetapi lagi-lagi dirut Jasamarga tersebut mangkir.

Mantan Kepala Divisi III PT Waskita Karya ini diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk tersangka Kepala Divisi II Waskita Karya periode 2011-2013 Fathor Rachman. (OL-4)

BERITA TERKAIT