19 November 2019, 13:42 WIB

Wujudkan Kawasan Sehat, 177 Kota/Kabupaten Raih Penghargaan


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
 ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Menkes Terawan Agus Putranto saat memberikan penghargaan pada kawasan sehat

MENTERI Kesehatan Terawan Agus Putranto dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan penghargaan Swasti Saba untuk Kabupaten/Kota sehat (KKS), Selasa (19/11), di kantor Kemendagri, Jakarta.

Penghargaan diberikan kepada 6 Gubernur, 177 Bupati dan Wali Kota serta 3 motivator dari tim pembina yang aktif mengoordinasi dan membina seluruh forum kabupaten/kota di wilayah provinsinya untuk mewujudkan kawasan sehat.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan penghargaan Swasti Saba merupakan wujud apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang sudah berdedikasi dalam menyelenggarakan KKS sesuai Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor 34 tahun 2005 dan Nomor /Menkes/PB/VIII/2005.

"Penyelenggaraan kabupaten/kota sehat merupakan kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat secara harmonis, integrasi antarsektor untuk memenuhi kepentingan masyarakat dalam upaya promotif dan preventif agar masyarakat tetap sehat dan produktif," kata Terawan dalam acara Penganugerahan Swasti Saba untuk Kabupaten/Kota Sehat 2019 di Ruang Sasana Bhakti Praja, Kemendagri, Jakarta, Selasa (19/11).

Baca juga: Kemenkes Gandeng Good Doctor Bangun Ekosistem Digital Kesehatan

Menkes menambahkan, penyelenggaraan KKS merupakan salah satu wujud nyata upaya konvergensi intervensi spesifik dan intervensi sensitif untuk percepatan penurunan angka stunting. Karena, di dalamnya terdapat indikator ketahanan pangan dan gizi serta penyediaan layanan dasar dan sanitasi serta pemenuhan pelayanan kesehatan yang merata di masyarakat.

"Semoga momentum penghargaan Swasti Saba ini akan memberikan manfaat dan pemahaman yang sama akan arah dan kebijakan pembangunan kesehatan di seluruh kabupaten/kota di Indonesia," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan penyelenggaraan KKS dinilai memiliki peran penting dalam membangun SDM unggul sesuai dengan visi pemerintahan Presiden Joko Widodo lima tahun ke depan. Sebab, manusia unggul hanya dapat diwujudkan dengan adanya pola hidup dan lingkungan yang sehat.

"Untuk membangun SDM unggul, yang disebut tenaga kerja, angkatan kerja yang produktif, terampil, profesional maka kita membutuhkan dua, masalah kesehatan dan pendidikan," ungkapnya.

Program KKS bertujuan untuk mendorong terwujudnya kabupaten/kota yang bersih, aman, nyaman, dan sehat untuk dihuni serta sebagai tempat bekerja bagi warganya dengan melaksanakan berbagai program kesehatan dan sektor lain, sehingga dapat meningkatkan sarana, produktivitas dan perekonomian masyarakatnya.

Penyelenggaraan Program KKS melibatkan banyak lintas sektor dan lintas program melalui tujuh tatanan dalam KKS yaitu Kawasan Permukiman, Sarana dan Prasarana Umum, Kawasan Sarana Lalu Lintas Tertib dan Pelayanan Transportasi, Kawasan Industri dan Perkantoran Sehat, Kawasan Pariwisata Sehat, Kawasan Pangan dan Gizi, Kehidupan Masyarakat Sehat yang Mandiri, serta Kehidupan Sosial yang Sehat.

Adapun penerima penghargaan Swasti Saba 2019 antara lain Swasti Saba Padapa 60 kabupaten/kota, Swasti Saba Wiwerda 29 kabupaten/kota, Swasti Saba Wistara 88 kabupaten/kota. 6 tim pembina provinsi terbaik antara lain, Sulawesi Selatan, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Jambi dan Sumatra Barat.(OL-5)

BERITA TERKAIT