19 November 2019, 12:15 WIB

Takut Kalah Pemilu, Trump Batal Larang Vape


Basuki Eka Purnama | Internasional

AFP/Brendan Smialowski
 AFP/Brendan Smialowski
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump batal melarang sejumlah rasa rokok listrik (vape) karena khawatir hal itu akan menyebabkan dia kehilangan suara saat pemilihan presiden AS mendatang.

Penasehat disebut memberikan masukan kepada Trump untuk menunda menandatangani keputusan melarang sejumlah rasa favorit vape seperti buah dan menthol dengan alasan hal itu akan memangkas jumlah suaranya di sejumlah negara bagian AS. Hal itu dilaporkan The New York Times dan Washington Post.

Keputusan Trump itu disambut industri vape yang dituding bertanggung jawab atas masalah kesehatan yang dialami remaja AS yang menggunakan produk mereka.

Baca juga: Penembakan di Oklahoma, Tiga Orang Tewas

"Kami menyambut keputusan Presiden yang bergerak ke arah yang benar bagi perokok dewasa dan keluarga mereka. Pelarangan tidak bekerja, tidak pernah," ujar Tony Abboud, Direktur Asosiasi Teknologi Vapor.

Trump disebut mundur dari keputusan tegas terkait vape dalam perjalanan udara ke Kentucky pada 4 November lalu.

Trump menjustifikasi keputusannya dengan menyebut pelarangan akan menyebabkan toko vape tutup dan para pegawainya kehilangan pekerjaan. (AFP/OL-2)

 

BERITA TERKAIT