19 November 2019, 09:50 WIB

Kubu Calon Ketua Golkar Saling Klaim Dukungan


Media Indonesia | Politik dan Hukum

MI/Susanto
 MI/Susanto
Ketua MPR Bambang Soesatyo.

JELANG pemilihan ketua umum Partai Golkar melalui Musyawarah Nasional yang digelar awal Desember mendatang, persaingan di bursa kandidat makin meruncing. Aksi saling klaim dukungan mencuat.

Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengklaim mendapat dukungan 367 dewan pimpinan daerah (DPD) Partai Golkar untuk menjadi ketua umum. Namun, pelaksana tugas Ketua DPD Partai Golkar Sumatra Utara Ahmad Doli Kurnia menilai Bamsoet mengklaim dukungan tidak resmi.

MI/Susanto

Ketua DPD Partai Golkar Sumatra Utara Ahmad Doli Kurnia.

 

"Ya kalau klaim bisa saja, yang menentukan di munas dan forum-forum formal, seperti rapat pimpinan nasional dan musyawarah nasional," kata Doli, di kompleks parlemen, Jakarta, kemarin.

Menurut Doli, pada kenyataannya bahkan sampai DPD II Golkar mayoritas menyatakan dukungan kepada petahana. Hal itu berbanding terbalik dengan klaim Bamsoet.

"Faktanya, di forum rapimnas kemarin hampir mayoritas DPD provinsi memberikan dukungan ke Airlangga (petahana Airlangga Hartarto). DPD provinsi juga menyuarakan aspirasi dari kabupaten atau kota," terang loyalis Airlangga tersebut.

Bamsoet yang mengklaim mendapat dukungan 367 DPD Partai Golkar untuk menjadi ketua umum, mengaku masih enggan mengungkapkan bakal maju atau tidak menjadi calon Ketua Golkar. Meski begitu, ia menyebut dukungan dari DPD tidak main-main. Mereka yang mendukungnya menginginkan adanya perubahan di tubuh Golkar. "Karena mereka berharap ada kemajuan dari Partai Golkar di 2024."

Pada kesempatan berbeda, Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Nusron Wahid mengatakan saat ini setidaknya muncul empat kandidat ketua umum dalam Munas Golkar. Selain Airlangga dan Bambang Soesatyo, ada pula nama Indra Bambang Utoyo dan Ridwan Hisyam. (Medcom/Ant/P-2)

BERITA TERKAIT