19 November 2019, 06:57 WIB

Bom Teroris Medan Dimusnahkan Berjenis Low Explosive


Yoseph Pancawan | Nusantara

Antara
 Antara
Penjagaan ketat di Mapolresta Medan pascabom bunuh diri. Sebanyak 46 orang telah ditangkap terkait bom bunuh diri. 

DETASEMEN Khusus Antiteror 88 Polri bersama dengan Pasukan Gegana Polda Sumut telah memusnahkan dua peledak rakitan hasil sitaan dari para tersangka teroris yang terkait dengan aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pekan lalu.Tindakan pemusnahan, atau disposal, tersebut dilakukan di tengah lahan kebun tebu PT Perkebunan Nusantara (PTPN) II di Jalan Sei Bederah Jatian, Dusun 20, Desa Kelumpang Kebon, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang, Senin (18/11) sore.

Menurut Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, barang bukti yang dimusnahkan itu jenis bom berdaya ledak rendah.

"Bom-bom tersebut tergolong berdaya ledak rendah atau low explosive," ujarnya seusai disposal.

Kapolda menjelaskan, kedua bom yang dimusnahkan merupakan barang bukti yang diamankan Densus 88. Barang bukti itu milik tersangka bernama Anto. Barang bukti tersebut diamankan dari tambak ikan yang berada di daerah Sicanang, Belawan, Kota Medan, pada Jumat (15/11/2019). Dua hari setelah kejadian bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan.

Benda pertama yang dimusnahkan adalah bom rakitan dengan rangka pipa paralon. Sekitar 15 menit berikutnya, bom rakitan kedua yang dirangkai dalam kaleng pilox juga diledakkan. Bukan hanya bom rakitan. Dalam giat tersebut petugas juga membakar beberapa bahan dasar pembuatan bom hasil sitaan dari operasi penangkapan para tersangka.

Sebelum dimusnahkan, barang-barang bukti tersebut tampak berupa dua gundukan tanah yang ditancap bendera kecil berwarna merah. Sedangkan berbagai pihak yang terlibat dalam tindakan disposal berada dalam dua tenda yang berjarak ratusan meter dari titik ledakan atau pada radius yang aman.

Sebagian dari mereka yang berada di dalam tenda sebelumnya harus menjalani pemeriksaan tubuh dan barang bawaan, sebelum memasuki areal disposal. Warga sekitar, baik yang ingin menyaksikan atau yang kebetulan lewat tidak diperkenankan melintasi areal tersebut.

baca juga: Tarian Aceh Dinikmati Warga Dunia

Pada sejumlah titik areal tersebut juga terlihat personel polisi dalam kondisi siaga. Mereka menggunakan penutup wajah dan kepala (sebo) serta bersenjata laras panjang. Hingga kini pihak kepolisian telah menangkap 46 orang terkait bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT