19 November 2019, 00:34 WIB

Gubernur Minta Pemkab Permudah Investasi masuk ke Malut


mediiaindonesia.com | Nusantara

MiI/Ramdani
 MiI/Ramdani
Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba saat dilantik di Istara Kepresidenan, Mei lalu

GUBERNUR Maluku Utara (Malut) Abdul Gani Kasuba meminta kepada para pemerintah kabupaten (pemkab) agar memberikan dukungan terhadap pengembangan iklim investasi tiap-tiap kabupaten.

"Sebagai wakil pemerintah pusat, tentunya pemprov menindaklanjuti dengan memberi kemudahan dan peluang sebanyak-banyaknya investor masuk ke Malut agar kesejahteraan kepada masyarakat," kata Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba di Ternate seperti dalam keterangan tertulisnya,.

Dia menyatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo agar pemda tidak mempersulit izin bagi investor yang akan menanamkan modalnya di daerah.

Akan tetapi, perusahaan juga tentunya harus mengikuti prosedur dan aturan berlaku dengan mekanisme perizinan dan tidak melanggar hukum.

Salah satu bentuk investasi yang bertumbuh sangat signifikan di Provinsi Maluku, tepatnya di Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) adalah perkebunan kelapa sawit yang dimiliki oleh Korindo Group melalui unit usaha kelapa sawitnya, PT Gelora Mandiri Membangun (PT GMM).

Baca juga : Usai Gempa M 7,4, Warga Maluku Utara Kembali Beraktivitas Normal

Terletak di desa Gane Dalam, Kabupaten Halsel, PT GMM mengelola perkebunan kelapa sawit seluas 10.000 hektare.

Melalui investasi usaha perkebunan sawit ini perusahaan memproyeksikan dapat menyerap 1,800 tenaga kerja dengan mayoritas menggunakan tenaga kerja lokal. Hal ini diyakini dapat turut mengurangi jumlah pengangguran dan berdampak pula pada meningkatnya roda perekonomian daerah.

Pada kesempatan berbeda, Karo Protokol, Kerja sama dan Komunikasi Publik Pemprov Malut, Muliadi Tutupoho menambahkan, Pemprov Malut meminta agar Pemkab mendukung invesntasi PT GMM di wilayah Gane, karena telah memberi kontribusi terhadap daerah.

"Tidak saja dari segi penerimaan pendapatan daerah, tetapi dari segi peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di sekitar kawasan perusahaan," katanya.

Sementara itu, Koordinator CSC PT GMM, Mahdi M. Nur mengatakan, dalam pengimplementasian kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSC/CSR) pihaknya berkomitmen pada lima pilar utama, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, dan lingkungan.

"Selain menyerap tenaga kerja lokal, kami pun aktif mendukung pembangunan desa, seperti pembangunanan fasilitas ibadah, jalanan desa, dan penyediaan fasilitas dan alat-alat pendidikan, hingga beasiswa," tukasnya. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT