19 November 2019, 08:10 WIB

Pemerintah Jaring 10 Startup untuk Didanai


(Aiw/H-2) | Humaniora

 MI/Puji Santoso
  MI/Puji Santoso
Dirjen Kelembagaan Iptek dan Dikti, Kemenristek Dikti, Patdono Suwignjo, diwawancarai wartawan. 

SEBANYAK 20 dari 112 startup terpilih untuk menjalani program Pengusaha Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) atau calon startup company. Selanjutnya, Kementerian Riset dan Teknologi akan menyeleksi kembali guna memilih 10 startup terbaik untuk didanai.

"Mereka akan dipertemukan dengan para investor/modal ventura, baik dari dalam maupun luar negeri, pada Maret 2020," kata Plt Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti Kemenristek Patdono Suwignjo di Jakarta, kemarin.

Karena alasan pendanaan, jelasnya, kebanyakan hasil penelitian perguruan tinggi di Indonesia selama ini berhenti pada tahap technology readiness level 6 atau technology demonstration. Meskipun dari sisi kuantitas, sekitar 20 ribu penelitian dihasilkan dalam setahun.

Ketua Asosiasi Modal Ventura dan Startup Indonesia (Amvesindo) Jefri R Sirait mengungkapkan, hal terpenting yang harus dimiliki sebuah perusahaan agar dilirik investor ialah nilai atau value yang ditawarkannya. CEO Orbit Ventura Sachin Gopalan menambahkan, pemodal umumnya mengincar startup yang memiliki divisi riset karena dinilai lebih seksi. (Aiw/H-2)

BERITA TERKAIT