19 November 2019, 06:10 WIB

Tarian Aceh Dinikmati Warga Dunia


(MR/N-2) | Nusantara

ANTARA FOTO/Rahmad/hp.
 ANTARA FOTO/Rahmad/hp.
 Tari Ratoh Duek merupakan tari tradisional Aceh perpaduan tari Saman yang dimainkan oleh 10 wanita dan dua syahie (penyanyi syair) 

ACEH terus mempromosikan dae-rahnya ke luar negeri. Akhir pekan lalu, sejumlah penari asal daerah ini diboyong ke Canberra, Australia. Mereka tampil dalam Indonesia Festival 2019 yang digelar Kedutaan Besar Indonesia untuk Australia.

"Acara yang dibuka Dubes Indo-nesia untuk Australia, Kristiarto Soeryo Legowo itu dihadiri sekitar 6.000 orang. Saya bangga karena mereka sangat menikmati dengan tarian khas Aceh," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Aceh, Jamaluddin, kemarin.

Tiga tari asli Aceh diperagakan, yakni tari Saman, Seudati, dan Rapa'i Geleng. Saman merupakan tarian Aceh yang sudah tercatat di UNESCO sebagai warisan budaya tak benda. Sementara itu, Seudati juga dalam persiapan untuk didaftarkan ke UNESCO untuk mendapat penga-kuan dunia sebagai warisan budaya Aceh.

"Selain menampilkan tarian tra-disional, kami juga mengikuti pamer-an dan promosi berbagai kuliner khas Aceh. Kami berupaya memper-kenalkan masakan dan makanan Aceh ke dunia internasional sehingga lewat ajang promosi berkelas dunia, kekayaan Aceh bisa dikenal bangsa lain," tandas Jamaluddin. (MR/N-2)

BERITA TERKAIT