18 November 2019, 19:04 WIB

7 Petinggi BUMN Diberhentikan


Faustinus Nua | Ekonomi

Antara
 Antara
 Fajar Harry Sampurno (tengah)

MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberhentikan 7 deputi dan sekretaris menteri (sesmen) BUMN. Hal tersebut berdasarkan surat Keputusan Presiden (Kepres) per tanggal 14 November 2019 yanG diterima para deputi hari ini, Senin (18/11).

"Kepres sudah diterima. Kepres pemberhentian. Deputi (tugas) sementara ada plt-nya (pelaksana tugas). Perpres yang saya liat tanggal 14, tapi yang saya terima hari ini. Berlaku hari ini," kata Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Fajar Harry Sampurno di komplek Kementerian BUMN (18/11).

Terkait tugas deputi, lanjutnya, untuk sementara akan ditangani oleh Plt yang juga ditunjuk hari ini. Namun, Fajar mengaku belum mengetahui surat keputusan Plt.

Sementara itu, ketujuh deputi tersebut rencananya akan masuk jajaran direksi dan komisaris perusahaan BUMN. Fajar sendiri mengakui bahwa dirinya diminta untuk masuk ke salah satu BUMN.

"Ada di kasi pilihan 2 klaster, aku gak tau (yang lain) saya sendiri. Barata tunggu aja dulu, sektor industri," katanya.

Sebelumnya diinformasikan oleh staf ahli BUMN Arya Sinulingga bahwa Menteri Erick Thohir melakukan restrukturisasi jajaran deputi BUMN dan direksi serta komisaris perusahaan-perusahaan pelat merah. Langkah tersebut dilakukan  sebagai bentuk penyegaran di tubuh BUMN sendiri untuk bisa lebih efektif dan efisien dalam mencapai visi Presiden Jokowi.

Berikut nama-nama deputi dan sesmen BUMN yang resmi diberhentikan. Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Wahyu Kuncoro, Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata Edwin Hidayat Abdullah, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Fajar Harry Sampurno, Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Ahmad Bambang, Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Gatot Trihargo, Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Aloysius Kiik Ro, Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis Hambra dan Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro.(OL-8)

BERITA TERKAIT