18 November 2019, 17:17 WIB

Polri Sebut Pelaku Bom Medan Terkait Jaringan JAD


tri subarkah | Politik dan Hukum

MI/ Susanto
 MI/ Susanto
Dedi Prasetyo

MABES Polri menyebut Rabbial Muslim Nasution, pelaku bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, terkait jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) pimpinan Yasir.


"Perlu saya sampikan untuk wilayah Sumatera Utara, ini yang memiliki keterkaitan langsung dengan jaringan JAD dengan amirnya adalah saudara Y. Ini jaringannya yaitu meliputi Jaringan Sumatera Utara dan Jaringan Aceh," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Senin (18/11).

Pengungkapan itu sekaligus menggugurkan teori bahwa Rabbial melakukan aksi bom bunuh diri secara lone wolf. Berdasarkan hasil penyelidikan, ditemukan fakta baru bahwa serangan tersebut dirancang secara kelompok dan melibatkan 23 orang, termasuk Rabbial.

"Dari 23 orang tersebut, empat diantaranya berdasarkan soft approach, penegakan dengan pihak keluarga, pendekatan tokoh masyarakt, dan beberapa komponen terkait, empat orang menyerahkan diri," papar Dedi.

Sementara itu, dua orang lainnya, yakni NP dan K dinyatakan tewas karena melakukan perlawanan saat ditangkap di Medan pada Sabtu (16/11).

"Kedua orang tersebut melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata tajam dan menggunakan air softgun, yang menyebabkan satu anggota Densus 88 mengalami luka di bagian tangan akibat sabetan senjata tajam dan luka di bagian belakang. Oleh karenaya dua orang tersebut dilakukan tindakan tegas dan terukur, meninggal dunia di TKP," papar Dedi.

Dedi menyebut NP dan K sebagai perangcang bom yang diledakkan oleh Rabbial. "Bom dirakit oleh dua orang, dua orang itu punya kemampuan merakit bom, ransel diketahui, bagaimana dimasukkan," terangnya.

Polisi juga turut menangkap Yasir yang berperan sebagai amir kelompok tersebut. Yasir ditangkap di loket Sartika, Medan, Sumatera Utara. Yasir membaiat diri kepada Abu Ibrahim al-Hashimi al-Qurashi sebagai khalifah Negara Islam (Islamic State).

Keduapuluhtiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam serangan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan adalah; RMN (meninggal dunia), NP (meninggal dunia), K (meninggal dunia), Y alias Yasir, DA, MAI, MN, AL, AS, F, S, DH, KS alias Abu Munzir, S, S, Z alias Jaka, MFJ, SS, W alias Yunus, DS alias Hendro, IF, DS, dan AH. (OL-8)

BERITA TERKAIT