13 November 2019, 09:25 WIB

Kemenkes Beri Anugerah CSR Award 2019 kepada Danone Indonesia


mediaindinesia.com | Humaniora

Istimewa/Kemenkes
 Istimewa/Kemenkes
acara Anugerah Menteri Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-55 di Jakarta, Selasa (12/11). 

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) memberi penghargaan Mitra Bakti Husada kategori Corporate Social Responsibility (CSR) Award 2019 bidang kesehatan tahun kepada  Danone Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Danone Indonesia yang melakukan program kampanye edukasi ‘Isi Piringku’ untuk anak usia 4-6 tahun.

Penghargaan ini diberikan Menteri Kesehatan (Menkes) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) dalam acara Anugerah Menteri Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-55 di Jakarta, Selasa (12/11).

Selain kepda Danone, penghargaan diberikan kepada sejumlah pihak yang dinilai turut berkontribusi pada pembangunan kesehatan secara nyata di Indonesia. 

Vera Galuh Sugijanto, VP General Secretary Danone Indonesia menyatakan, “Program 'Isi Piringku' adalah bagian dari komitmen ‘One Planet, One Health’ di mana kami percaya bahwa apa yang kita makan akan memberikan dampak pada kesehatan kita dan keberlangsungan bumi."

"Program ini adalah wujud komitmen kami dalam mengupayakan peningkatan pemahaman orang tua, guru dan anak di masa usia dini tentang pentingnya peran nutrisi sebagai investasi terbaik untuk kesehatan dan prestasi mereka di masa depan,” papar Vera,

Edukasi tentang gizi seimbang sangat penting, mengingat masyarakat Indonesia masih dihadapkan dengan berbagai masalah kesehatan yang berkaitan dengan gizi. Antara lain, tingginya angka anemia pada ibu hamil dan tingginya angka prevalensi stunting.

Selain itu, menurut data Riskesdas 2019, satu daru dua anak di Indonesia memiliki pola makan yang tidak seimbang.

Pola makan yang tidak seimbang akan mendorong anak mengalami kekurangan gizi yang akan membuat anak rentan terhadap penyakit dan menurunkan kemampuan anak dalam belajar dan beraktivitas. 

“Terdapat tiga akar masalah berbagai kondisi kekurangan gizi di Indonesia. Pertama adalah  akses pangan bergizi, kemudian edukasi gizi, kesehatan dan pola asuh, serta akses air bersih, sanitasi dan perilaku hidup bersih dan sehat," turut Vera.

"Program kami berfokus pada edukasi tentang asupan nutrisi dan pola makan yang baik sejak dini melalui panduan satu kali saji. Selain praktik tentang gizi seimbang, juga diperkenalkan ragam makanan bergizi, hidrasi sehat, gerak badan teratur, dan monitoring berat badan.” jelas Vera. 

Diluncurkan pada 2017, Program Isi Piringku dilengkapi dengan modul pembelajaran yang dikembangkan bersama para ahli gizi dan kesehatan keluarga dari Insititut Pertanian Bogor.

Melalui kegiatan Training of Trainers, modul tersebut telah diimplementasikan untuk mengedukasi lebih dari 360 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di 11 kabupaten/kota di propinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur.

Tahun ini, Program Isi Piringku mentargetkan edukasi di 1.000 PAUD di 15 kabupaten dan kota termasuk di Kabupaten Tangerang Selatan, Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten Subang, Kabupaten Klaten, Kota Yogyakakarta, Kota Batu hingga Kabupaten Badung. 

“Adalah sebuah kehormatan bagi Danone – Indonesia menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi kami dan pelaku usaha lainnya untuk lebih baik lagi ke depannya dalam berinovasi dan berkontribusi kepada perbaikan masyarakat Indonesia,” papar Vera. (OL-09)

BERITA TERKAIT