18 November 2019, 13:37 WIB

Bahas Kebangsaan, Jokowi Kumpulkan Pimpinan TNI AL dan AU


Akmal Fauzi | Politik dan Hukum

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
 ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Inspektur upacara Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Komandan upacara Asops Dankormar Kolonel (Mar) Y. Rudy Sulistyanto (kiri)

PRESIDEN Joko Widodo menerima pimpinan TNI Angkatan Laut (AL) dan TNI Angkatan Udara (AU) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/11). Pertemuan itu membahas komitmen konsensus kebangsaan dan agenda besar pemerintah.

Mereka datang bergantian sejak pagi hari dalam pertemuan tertutup itu. Pimpinan Komando Kewilayahan TNI AL terlebih dahulu datang sebanyak 24 orang disusul Pimpinan Komando TNI AU berjumlah 19 orang.

Untuk Pimpinan TNI Angkatan Darat, informasinya sudah terlebih dahulu dipanggil pada Kamis (14/11) lalu.

Juru bicara presiden, Fadjroel Rachman, mengatakan, pertemuan tersebut sama dengan pertemuan dengan Pangdam seluruh Indonesia pada Kamis (14/11) lalu terkait konsensus kebangsaan.

“Agar memegang teguh konsensus kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan tetap membela merah putih," kata Fadjroel di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/11).

Baca juga: Sinergitas TNI/Polri dan Pemda Kunci Jaga Stabilitas Keamanan

Selain itu, lanjut Fadjroel, Presiden juga meminta anggota TNI dan Polri untuk bersama-sama menjaga serta menjalankan program yang telah dicanangkan dalam lima tahun ke depan.

“Agenda besar itu, peningkatan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan birokrasi, penyederhanaan regulasi, transformasi ekonomi," jelasnya.

Sementara itu, menurut Fadjroel, dalam pertemuan itu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah terkait dukungan untuk TNI.

"Terutama penyediaan alat-alat terkait keperluan militer, sosial, pasukan, sekaligus terima kasih untuk semua kemajuan yang diberikan untuk perkembangan personel TNI dan Polri," ucap Fadjroel.(OL-5)

BERITA TERKAIT