17 November 2019, 18:45 WIB

Wapres Minta Semua Bentuk Narasi Konflik Dihilangkan


Nur Aivanni | Politik dan Hukum

ANTARA/ANIS EFIZUDIN
 ANTARA/ANIS EFIZUDIN
Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kanan) memberikan sambutan saat meresmikan RSU Syubbanul Wathon di Tegalrejo, Magelang Jawa Tengah.

WAKIL Presiden Ma'ruf Amin mengapresiasi acara interfaith walk 'pemuda lintas iman'. Menurutnya, hal tersebut merupakan upaya untuk membangun kerukunan dan keutuhan bangsa khususnya antarumat beragama.

"Karena kerukunan umat beragama merupakan unsur utama daripada kerukunan nasional. Karena itu kita harus terus merawat kerukunan umat beragama ini," kata Ma'ruf di depan Gedung Sarinah, Jakarta, Sabtu (17/11).

Menurutnya, Indonesia yang memiliki pemeluk agama yang majemuk harus dijaga bersama melalui berbagai upaya. Baik melalui cara berpikir, cara bersikap, maupun cara bertindak. "Melalui narasi-narasi kerukunan. Kita hilangkan narasi-narasi konflik yang membawa permusuhan," katanya.

Ia pun berharap acara seperti interfaith walk tersebut terus digencarkan. Hal itu dilakukan agar upaya memecah bangsa ini tidak akan berhasil.

"Upacara interfaith walk ini merupakan sarana dalam kita menyatukan antar umat beragama di Indonesia," katanya.

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Nasaruddin Umar setuju dengan apa yang disampaikan oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Mari kita tinggalkan narasi konflik dan masuk ke narasi kerukunan. Itu saya kira sangat bagus," ucapnya.

Ia pun akan merealisasikan agar acara seperti itu dapat dilakukan di setiap provinsi hingga kecamatan.

"Saya katakan Insya Allah kami akan merealisasikan segera. Pertama, mulai dari Papua," katanya.

Dengan adanya acara tersebut, harapnya, masyarakat bisa melupakan perbedaan maupun konflik yang ada, tetapi justru menjalin kebersamaan. (Nur/A-3)

BERITA TERKAIT