17 November 2019, 13:16 WIB

Tunggakan Iuran BPJS Kesehatan di Bangka Selatan Rp8,4 Miliar


Rendy Ferdiansyah | Nusantara

Antara
 Antara
Peserta BPJS Kesehatan mandiri paling banyak menunggak iuran. 

BADAN Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kabupaten Bangka Selatan mengklaim jumlah tunggakan iuran kepesertaan BPJS kesehatan pada November ini mencapai Rp8,4 miliar. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bangka Selatan, Yusi Afserinta mengatakan berdasarkan data hingga awal November ada 17.520 peserta yang menunggak
iuran.

"Jumlah tunggakan dari 17.520 peserta mandiri itu mencapai Rp8.401.821.872," kata Yusi, Minggu (17/11/2019).
 
Ia menjelaskan banyaknya penunggak iuran BPJS Kesehatan di Bangka Selatan karena kelalaian. Saat tagihan tunggakan membesar, peserta tidak mau membayar. Menurutnya penunggakan juga terjadi akibat perilaku peserta yang membayar ketika membutuhkan pelayanan, namun setelah pelayanan didapat berhenti membayar.

"Hal-hal yang seperti ini tentunya menjadikan biaya yang harus dibayarkan menjadi tinggi karena tunggakan," ucap dia.

baca juga: Syarat Dukungan Perseorangan Harus Lebih Dari 69 Ribu Jiwa

Ia menambahkan naiknya iuran BPJS Kesehatan berdampak terhadap banyaknya peserta yang datang mengurus turun kelas. Apakah itu kelas 1 ke II atau II ke kelas III.

"Silahkan kalau yang tidak sanggup bayar, karen ada kenaikan, untuk turunkan, asalkan tidak ada tunggakan. Kita juga menyarankan untuk turun kelas tidak harus ke kantor, tetapi bisa melalui ponsel dengan mengunduh aplikasi Mobile JKN di Play Store," saran Yusi. (OL-3)

 

 

BERITA TERKAIT