17 November 2019, 11:25 WIB

Pangeran Andrew Bantah Skandal Seks Epstein


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

AFP/Lillian Suwanrumpha
 AFP/Lillian Suwanrumpha
Pangeran Andrew dari Inggris saat menghadiri KTT ASEAN di Bangkok, Thailand. Ia dituduh terlibat skandal seks oleh Jeffrey Epstein.  

PANGERAN Inggris Andrew membantah melakukan hubungan seks dengan seorang remaja yang dituduh pemodal Amerika Serikat, Jeffrey Epstein. Korban mengklaim dia dipaksa tidur tiga kali dengan Andrew ketika ia masih berusia 17 tahun.

Andrew menyampaikan bantahan dalam sebuah wawancara luar biasa yang disiarkan di televisi Inggris pada Sabtu (16/11).

Dalam percakapan selama satu jam yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan program Newsnight BBC, Andrew bersikeras dia ‘tidak ingat’ pernah bertemu Virginia Roberts, korban.

Namun sang pangeran juga mengakui hubungannya tetap berlanjut dengan Epstein setelah dia dinyatakan bersalah dalam kasus prostitusi. Andrew tidak percaya masalah ini telah merusak reputasi ibunya, Ratu Elizabeth II.

"Saya benar-benar dapat dengan jelas mengatakan kepada Anda bahwa hal itu tidak pernah terjadi," kata Andrew kepada wartawan BBC Emily Maitlis, atas tuduhan ia berhubungan seks dengan Roberts, sekarang Giuffre, pada tiga kesempatan.

"Saya sudah mengatakan secara konsisten dan sering bahwa kami tidak pernah melakukan kontak seksual apa pun,” tambahnya. "Aku tidak ingat pernah bertemu wanita ini, tidak ada sama sekali.”

Andrew, 59, di urutan kedelapan dalam hirarki pewaris tahta Kerajaan Inggris--telah banyak dikritik karena hubungannya dengan hartawan Epstein, yang ditemukan tewas di penjara New York pada Agustus saat ia dalam proses menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan seks anak.

Epstein mengaku bersalah pada 2008 karena membeli seorang gadis di bawah usia 18 tahun untuk kegiatan pelacuran dan menjalani hukuman 13 bulan di penjara AS sebelum dibebaskan dalam masa percobaan.

Andrew juga menghadapi pertanyaan tentang masih menginap di rumah Epstein di Manhattan tak lama setelah pembebasannya dari penjara.

Dia mengklaim itu adalah tempat yang nyaman untuk tinggal dan dia melakukannya untuk mengakhiri persahabatan mereka secara langsung.

Selama bertahun-tahun Epstein, 66, bergaul dengan politisi, sosialita, dan selebritas, termasuk Donald Trump sebelum ia menjadi presiden, dan Bill Clinton.

Setelah kematiannya, Giuffre, yang mengatakan dirnya dilecehkan Epstein selama bertahun-tahun dan ‘disewakan’ ke teman-temannya yang kaya termasuk Andrew, mengatakan pembalasan tidak boleh berakhir, harus dilanjutkan.

Dia menuduh dia dipaksa berhubungan seks dengan sang pangeran tiga kali--di London pada 2001 ketika dia berusia 17 tahun, di New York, dan di pulau pribadi Epstein di Karibia--yang secara konsisten ditolak Andrew selama wawancara.

Media Inggris termasuk Daily Mail menerbitkan gambar yang dikatakan menunjukkan Andrew, putra kedua Ratu Elizabeth, melambaikan tangan kepada seorang wanita dari dalam mansion Manhattan yang dimiliki oleh Epstein.

The Mail mengatakan gambar itu diambil pada 2010 atau dua tahun setelah Epstein mengaku bersalah atas tuduhan pelacuran kejahatan negara bagian Florida dan terdaftar sebagai pelanggar seks. (AFP/Hym/OL-09)

BERITA TERKAIT