16 November 2019, 19:24 WIB

Kemenkeu Konfirmasi Uang Setoran Korupsi Kokos


M. Ilham Ramadhan Avisena | Politik dan Hukum

MI/ADAM DWI
 MI/ADAM DWI
Uang sebesar Rp477 miliar

DIREKTUR Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani mengamini ihwal penyetoran kerugian negara oleh Kejaksaan Agung yang didapat dari Direktur Utama PT Tansri Madjid Energi, Kokos Jiang alias Kokos Leo Lim sebanyak Rp477 miliar.

"Betul, sudah disetorkan oleh Kejaksaan sebesar angka diatas," kata Askolani saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu (16/11).

Uang sebesar Rp477 miliar itu merupakan hasil korupsi yang dilakukan oleh Kokos. Ia mengatur sedemikian rupa agar operasi pengusahaan penambangan batu bara di Muaraenim, Sumatra Selatan, jatuh kepadanya.

Kokos melakukan serangkaian perbuatan, yaitu tidak melakukan desk study dan kajian teknis, melakukan pengikatan kerja sama jual-beli batu bara yang masih berupa cadangan, serta membuat kerja sama tidak sesuai spesifikasi batu bara yang ditawarkan.

Baca juga: Perjuangan Kejaksaan Agung Berbuah Hasil Maksimal

Dihubungi terpisah, Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu, Andin Hadiyanto, mengungkapkan uang sebesar Rp477 miliar itu telah disetorkan ke kas negara pada Jumat (15/11).

"Setoran uang pengganti kerugian negara telah masuk ke rekening kas negara pada Jumat 15 November 2019," pungkas Andin.

Sebelumnya Jaksa Agung ST Burhanuddin menyebutkan, uang dengan nilai total Rp477.359.539.000 kemudian disetor ke kas negara.

"Uang pengganti itu telah disetor ke kas negara oleh jaksa eksekutor melalui sistem informasi PNBP online atau simponi Kejaksaan Tinggi Jakarta Selatan dengan kode billing 820191113923508. Itu yang hari ini kami lakukan," kata Burhanuddin. (OL-4)

BERITA TERKAIT