15 November 2019, 22:40 WIB

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Dibutuhkan


Aiw/H-1 | Humaniora

ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
 ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro.

MENTERI Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro menilai Indonesia cepat atau lambat pasti membangun pembangkit listrik tenaga nuklir. Alasannya, saat ini Indonesia sedang mengembangkan banyak industri yang memerlukan konsumsi listrik dalam daya tinggi, termasuk smelter yang digunakan industri untuk memurnikan logam.

“Smelter itu pada intinya butuh listrik skala besar dan kalau dalam skala besar, harganya tidak mungkin mahal. Listrik itu harganya harus relatif terjangkau oleh masyarakat. Di sinilah energi nuklir bisa  menjawab kebutuhan tersebut,” ungkap Bambang.

Dia mengakui masih ada beberapa kalangan yang belum percaya Indonesia sudah menguasai teknologi nuklir untuk maksud damai. Padahal, imbuhnya, Indonesia sudah sangat siap mempunyai pembangkit listrik tenaga nuklir. (Aiw/H-1)

BERITA TERKAIT