15 November 2019, 08:15 WIB

Rusia Akui Penjabat Presiden Bolivia Jeanine Anez


Basuki Eka Purnama | Internasional

AFP/AIZAR RALDES
 AFP/AIZAR RALDES
Penjabat Presiden Bolivia Jeanine Anez

RUSIA, Kamis (14/11), mengakui Jeanine Anez sebagai penjabat presiden Bolivia pascapengunduran diri Presiden Evo Morales.

"Kami telah mencatat pengumuman Wakil Ketua Senat Anez yang menjabat penjabat presiden," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.

"Dia akan dipandang sebagai pemimpin Bolivia hingga presiden baru terpilih," timpal Wakil Menlu Rusia Sergei Ryabkov kepada kantor berita RIA Novosti.

Namun, kata Zakharova, pengakuan itu tidak mengubah posisi Rusia yang memandang apa yang terjadi di La Paz sebagai sebuah kudeta.

Baca juga: Morales Kecam Pengakuan AS terhadap Anez

"Pengakuan ini tidak berarti kami mengakui apa yang terjadi di Bolivia sebagai proses yang baik. Kami mengecam penggunaan kekerasan untuk menyelesaikan masalah politik," tegas Zakharova.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut situasi di Bolivia mengkhawatirkan dan menyebut negara Amerika Latin itu berada di ambang kekacauan.

"Kami harap, siapa pun yang menjadi pemimpin, keinginan mereka untuk menjalin hubungan dengan Rusia tetap terjalin," kata Putin.

"Kami siap bekerja sama dengan otoritas Bolivia yang memiliki mandat resmi," imbuhnya. (AFP/OL-2)

BERITA TERKAIT