15 November 2019, 07:00 WIB

LIPI dan KLHK Lepas Liarkan Puluhan Landak Jawa


(Aiw/H-3) | Humaniora

ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman
 ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman
 Beberapa ekor landak jawa (Hystrix javanica) serahan warga diamankan petugas di kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Banten 

SEBANYAK 30 ekor landak jawa (Hystrix javanica) dilepasliarkan di Taman Nasional Gunung Merbabu, Boyolali, Jawa Tengah, dalam rangka peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional 2019.

"Kegiatan ini merupakan kolaborasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai dukungan kegiatan keilmuan yang berkaitan dengan konservasi tumbuhan dan satwa liar," ujar Kepala Pusat Penelitian Biologi LIPI Atit Kanti dalam pernyataan resmi, Kamis (14/11).

Pelepasliaran landak jawa dilakukan di tiga lokasi yang berbeda, yaitu Candi Laras dan Mongkrong di Boyolali, serta di Pakis, Magelang. Peneliti zoologi Pusat Penelitian Biologi LIPI Nurul Inayah menjelaskan, landak jawa merupakan satwa yang dilindungi di Indonesia. Perilaku landak jawa dalam menggali tanah dapat meningkatkan aerasi tanah dan penetrasi air di lingkungan sekitarnya. "Landak jawa adalah satwa pemakan tumbuhan dan memiliki peranan ekologi sebagai pemencar biji," jelasnya.

Penelitian landak jawa ini telah dilakukan selama 10 tahun tahun di Pusat Penelitian Biologi LIPI dengan mempelajari aspek perilaku, nutrisi, anatomi-fisiologi, dan reproduksi landak jawa. (Aiw/H-3)

BERITA TERKAIT