15 November 2019, 06:50 WIB

Kemenko PMK Dorong Perluasan KKN Revolusi Mental


. (Bay/H-3) | Humaniora

 ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/hp.
  ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/hp.
Menko PMK Muhadjir Effendy 

MENTERI Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mendorong perguruan tinggi yang menjadi pelaksana kegiatan kuliah kerja nyata revolusi mental (KKN RM) untuk memperluas jangkauannya karena dinilai strategis dalam upaya menyosialisasikan program Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM).

Hal tersebut dikemukakan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy pada Rapat Evaluasi Kuliah Kerja Nyata Tematik Revolusi Mental Tahun 2019 di Jakarta, Kamis (14/11). "Hal tersebut sejalan dengan harapan Presiden Joko Widodo agar kebijakan pemerintah tidak hanya sent, tetapi juga delivered. Program tidak hanya dilakukan untuk masyarakat, tetapi justru harus diterima dan dirasakan masyarakat," tandas Muhadjir.

GNRM, jelas Muhadjir, bertujuan membentuk karakter bangsa yang berintegritas, beretos kerja keras, dan bergotong royong. Fakta membuktikan perubahan besar dalam perjalanan sejarah bangsa tidak terlepas dari peran para pemuda terutama mahasiswa.

Muhadjir juga memberikan penghargaan kepada PT yang sukses dalam pelaksanaan KKN RM, yakni Universitas Diponegoro, UIN Sultan Maulana Hasanuddin, IAIN Tulungagung, dan Universitas Borneo Tarakan. (Bay/H-3)

BERITA TERKAIT