14 November 2019, 15:10 WIB

Polri Minta Operator Ojek Daring Tertibkan Atributnya


 Sri Utami | Megapolitan

MI/SUSANTO
 MI/SUSANTO
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo 

POLRI meminta penyedia jasa ojek daring (online) untuk segera menertibkan berbagai atribut ojek daring yang dijual bebas termasuk memantau anggota yang menjadi mitra. 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan saat ini polri mengedepankan pihak penyedia jasa untuk melakukan penertiban kepada mitranya.   

"Kami mendorong dari pihak penyedia itu dulu, yang harus betul-betul mengecek anggota-anggota yang tergabung di dalam ojek online tersebut," ujarnya di Depok Jawa Barat, Kamis (14/11).

Penggunaan atribut ojek daring tersebut menurutnya harus dikontrol sehingga aksesnya tidak mudah didapatkan begitu saja.  

"Tentunya juga melakukan pemantauan agar menggunakan atribut-atribut ojol (ojek online) itu dengan berhati-hati," cetusnya. 

Baca juga: 

Aksi pelaku bom bunuh di Polrestabes Medan Sumatra Utara menggunakan atribut ojek online. Hal ini menjadi informasi baru bagi polri untuk lebih dalam mengetahui berbagai upaya penyamaran pelaku teror. 

Sebelumnya bom bunuh diri tersebut dilakukan oleh RMN, 24, yang diduga terpapar sikap manipulator agama dari media sosial. (A-4)

BERITA TERKAIT