14 November 2019, 12:59 WIB

Australia Pamerkan Dukungan buat Kemerdekaan Indonesia


Melalusa Susthira K | Internasional

MI/Melalusa
 MI/Melalusa
Pameran Two Nations: a Friendship is Born di Museum Nasional Jakarta, Rabu (13/11).

DUTA Besar Australia untuk Indonesia Gary Quinlan meluncurkan program Australia Connect di Museum Nasional Jakarta pada Rabu (13/11) malam. Australia Connect yang merupakan rangkaian program meliputi berbagai sektor kreatif Australia dibuka dengan peluncuran pameran sejarah yang menceritakan dukungan Australia untuk kemerdekaan Indonesia.

Acara ini merupakan rangkaian perayaan 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dengan Australia.

Baca juga: Morales Kecam Pengakuan AS terhadap Anez

“27 Desember 2019 adalah peringatan ke-70 hubungan diplomatik antara Australia dan lndonesia, tetapi dukungan kami untuk pembentukan Republik lndonesia datang sebelum pengakuan resmi atas kedaulatan lndonesia,” terang Quinlan saat membuka pameran di Museum Nasional Jakarta, Rabu (13/11) malam.

Pameran yang bertajuk Two Nations: a Friendship is Born dikurasi oleh Australian National Maritime Museum. Direktur Australian National Maritime Museum Kevin Sumption menjelaskan, hubungan erat antara Australia dengan Indonesia sebagai negara tetangga telah terjalin sejak lama.

Jauh sebelum Indonesia merdeka, sambung Kevin, Indonesia telah menjalin relasi kemaritiman dengan Australia, di mana pelaut-pelaut dari Sulawesi telah melancong hingga ke daratan utara Australia.

Kevin menceritakan pada 1940-an, Australia kemudian menjadi pendukung kuat bagi berdirinya Indonesia sebagai sebuah negara. Australia, jelas Kevin, kemudian mewakili Indonesia melobi di Dewan Keamanan PBB, melakukan boikot terhadap kapal-kapal Belanda, hingga dukungan kuat dari masyarakat Australia sendiri untuk kemerdekaan Indonesia.

“Hubungan Australia-Indonesia sangatlah erat, sejarah ini belum terungkapkan dengan baik selama ini,’’ jelas Kevin.

Pameran perayaan 70 tahun hubungan persahabatan Australia-Indonesia di Museum Nasional Jakarta terbuka untuk umum dan akan berlangsung hingga 14 Desember mendatang. Pameran serupa juga akan diadakan di kota-kota besar lainnya, yakni Surabaya, Makassar, dan Denpasar.

Tak hanya itu, Australia Connect juga akan menghelat serangkaian acara menarik lainnya mulai dari sektor musik, film, hingga kuliner Australia yang akan berlangsung hingga pertengahan tahun depan. Australia Connect akan memperdalam ikatan budaya antara Australia dan lndonesia, menyoroti sejarah dan budaya penduduk asli Australia, serta multikulturalisme dan keanekaragaman Australia.

"Australia Connect akan meliputi pertunjukan oleh Dan Sultan, penyanyi dan penulis lagu yang merupakan Penduduk Asli Australia; acara tahunan kami Festival Sinema Australia lndonesia dan festival kuliner Taste of AustraIia; serta juga berbagai acara lainnya," tutur Quinlan. (Uca/A-5)

BERITA TERKAIT