14 November 2019, 08:10 WIB

Ingin Sukses, UMKM Batik dan Lurik Harus Bermitra


Djoko Sardjono | Nusantara

MI/Djoko Sardjono
 MI/Djoko Sardjono
Plt Asisten II Bambang Sigit Sinugroho menyerahkan secara simbolis bantuan subsidi bunga bagi usaha mikro di Klaten, Rabu (13/11/2019).

SEKITAR 100 pelaku UMKM (usaha mikro kecil menengah) klaster batik dan lurik Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengikuti temu usaha yang digelar di Hotel Tjokro Klaten, Rabu (13/11/2019). Temu pelaku usaha klaster batik dan lurik, yang dibuka oleh Plt Asisten II Sekda Klaten, Bambang Sigit Sinugroho dalam rangka pengembangan kemitraan pelaku UMKM tersebut.

Tujuan diadakan temu pelaku UMKM klaster batik dan lurik untuk memberikan fasilitasi UMKM tersebut terkait kemitraan, kemudahan akses perizinan, pemasaran produk, serta kemudahan akses permodalan.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Plt Asisten II, Bupati Sri Mulyani mengatakan bahwa temu pelaku usaha klaster batik dan lurik untuk membangun komunikasi antara pemerintah dengan pelaku UMKM tersebut.

"Melalui kegiatan temu pelaku usaha tersebut, pemerintah dapat mengetahui permasalahan yang dihadapi pelaku UMKM batik dan lurik. Selain itu, dapat memberikan fasilitasi dan solusi untuk pengembangkan usaha," kata Bupati Klaten.

Menurut Bupati, UMKM dewasa ini menjadi perhatian pemerintah karena berkaitan dengan pembangunan ekonomi masyarakat, sebagaimana diatur dalam UU No 20 Tahun 2008 tentang UMKM.

baca juga: Kapolsek Dipalak di Lereng Merapi

Pada kesempatan sama Joko Purwono dari Bukalapak menyatakan siap memberikan pelatihan bagi pelaku UMKM di Klaten, khususnya klaster batik dan lurik melalui jual beli daring.

"Dengan begitu, produk batik dan lurik Klaten akan berkembang dengan didukung sistem penjualan daring berbasis internet yang kini semakin diminati masyarakat," pungkasnya. (OL-3)

 

 

 

BERITA TERKAIT