14 November 2019, 10:45 WIB

Meski Mercedes Sudah Juara, GP Brasil Masih Menarik


Antara | Olahraga

AFP/Charles Coates/Getty Images
 AFP/Charles Coates/Getty Images
Pembalap Mercedes Vallteri Bottas

PEREBUTAN pembalap terbaik di luar Mercedes masih akan panas ketika balapan Formula 1 menuju Grand Prix Brasil, akhir pekan ini.    

Setelah Mercedes mengemas gelar ganda untuk kali keenamnya, Charles Leclerc, Max Verstappen, dan Sebastian Vettel masih bersaing ketat untuk memperebutkan tempat ketiga terbaik dengan dua balapan tersisa musim ini.    

Leclerc yang saat ini menduduki peringkat tiga klasemen terancam terkena penalti mundur posisi start di Interlagos karena mengganti power unit mobil Ferrari SF90.        

Sementara itu, pembalap Red Bull Verstappen harus mengejar ketertinggalan 14 poin dari sang pembalap asal Monako itu.    

"Saya kira akan berat," kata Verstappen soal kemungkinan memperpendek jarak dengan Leclerc.    

Baca juga: Musim Depan, Toro Rosso Pertahankan Kvyat dan Gasly

"Kami juga butuh sedikit keberuntungan untuk itu. Tapi, saya akan mengeluarkan semuanya. Tentu kami beberapa kali mendapat hasil yang kurang menguntungkan. Tapi, mereka sudah jauh di depan kami sepanjang tahun ini," tambahnya   

Sementara itu, Vettel yang telah juara tiga kali di Interlagos pada 2010, 2013 dan 2017 menyebut GP Brasil akan menjadi kesempatan bagi Ferrari untuk meraup poin.

"Saya kira, secara umum, itu menjadi ladang perburuan yang bagus bagi kami dan semoga akan tetap demikian akhir pekan nanti," kata juara dunia empat kali asal Jerman itu.  

Hamilton dan rekan satu timnya, Valtteri Bottas tentunya akan menggunakan seri kedua sebelum terakhir itu untuk meneruskan momentum bagus mereka hingga seri terakhir di Abu Dhabi sebelum menjalani jeda musim dingin.  

Hamilton berangkat ke Brasil dengan mengemas 83 kemenangan selama kariernya, terpaut delapan trofi dari rekor sepanjang masa yang masih dipegang Michael Schumacher.    

Namun, Mercedes tidak akan ditemani bos merekaToto Wolff, di Brasil nanti. Ini merupakan kali pertama Wolff absen sejak terakhir kali tidak mengikuti balapan pada 2013.    

Sedangkan Ferrari dan Red Bull telah mengamankan posisi kedua dan ketiga di konstruktor namun bukan berarti tugas mereka telah usai.    

"Di sejumlah balapan selanjutnya, kami masih akan mencoba hal-hal baru dari mobil untuk memberi kami ide untuk tahun depan," kata Verstappen. "Tidak pasti suku cadang 2020, tapi tentunya arah ke sana."        

Di luar tim tiga besar, persaingan papan tengah dikuasai McLaren yang duduk nyaman di peringkat empat namun masih akan diramaikan Renault, Racing Point, dan Toro Rosso untuk perebutan peringkat kelima.    

Renault saat ini di peringkat lima dengan keunggulan 18 poin dari Racing Point, yang hanya unggul satu poin dari Toro Rosso.    

"Poin yang kami raih di Amerika membantu kami naik ke peringkat enam di kejuaraan dan secara matematis kami masih bisa mengincar peringkat kelima," kata bos tim Racing Point Otmar Szafnauer.   

"Banyak yang dipertaruhkan dan diperjuangkan, jadi kami harus memaksimalkan kesempatan akhir pekan ini."    

Tiga peringkat terbawah dihuni oleh Alfa Romeo (35), Haas (28), dan Williams (1). (OL-2)

BERITA TERKAIT