13 November 2019, 23:40 WIB

Keluarga Serahkan Kasus Kecelakaan Grabwheels pada Polisi


Antara | Megapolitan

 (ANTARA/HO-Polda Metro Jaya)
  (ANTARA/HO-Polda Metro Jaya)
Mobil Toyota Camry yang menabrak tiga pengendara otoped listrik milik Grabwheels di Senayan kini berstatus barang bukti di Polda Metro Jaya.

ORANGTUA Ammar Nawwar, 18, telah menyerahkan sepenuhnya kasus hukum kepada polisi atas insiden kecelakaan otoped listrik milik Grabwheels yang menewaskan putranya, Minggu (10/11).
 
"Saya sih sudah ikhlas, kita serahkan kepada hukum saja," kata ayah Ammar Nawwar, Rudy Yohanes, di Jakarta, Rabu (13/11) malam.
 
Rudy mengaku telah menerima kabar terkait penetapan status tersangka terhadap pengemudi Toyota Camry hitam berinisial DH yang menabrak putranya hingga tewas saat menunggangi otoped listrik di Senayan.

"Saya sih belum sampai pada keputusan membuat laporan, tapi yang saya tahu, kasusnya pasti tetap berjalan di polisi," tambahnya.


Baca juga: Polisi Imbau Grabwheels tidak Beroperasi di Jalan Raya

 
Penyidik Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menetapkan penabrak enam pengguna Grabwheels sebagai tersangka.
 
Keputusan itu disampaikan Kepala Sub Direktorat Pembinaan dan Penegakkan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Pol Fahri Siregar, saat gelar perkara di Polda Metro Jaya.

Meski resmi berstatus tersangka, DH masih menjalani pemeriksaan dan belum ditahan hingga Rabu petang.
 
"Kita sih belum lihat pelakunya sampai sekarang di kantor polisi, tapi katanya sudah ditangkap," katanya.
 
Polisi juga menyita mobil Toyota Camry hitam sebagai barang bukti yang kini disimpan di halaman Dirlantas Polda Metro Jaya.
 
"Kalau lihat fotonya, mobil pelaku juga sudah diamankan jadi barang bukti," ujarnya. (OL-1)

 

BERITA TERKAIT