13 November 2019, 23:20 WIB

Bandar Sabu di Bekasi Tewas Ditembak karena Rebut Senjata Petugas


Antara | Megapolitan

 ANTARA/Fianda Rassat
  ANTARA/Fianda Rassat
Kombes Pol Argo Yuwono dalam gelar perkara bandar narkoba yang tewas di tembak lantaran berusaha merebut senjata milik petugas.  

SEORANG bandar sabu berinisial SA tewas ditembak lantaran mencoba merebut senjata api milik penyidik Ditresnarkoba Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Pol Argo Yuwono, mengatakan, awal kejadian tersebut berawal dari informasi yang diperoleh penyidik mengenai adanya peredaran narkoba jenis sabu di kawasan Palm Residences, Harapan Mulya, Bekasi, Jawa Barat.

"Berbekal informasi itu, kita mengetahui tersangka sedang beraktivitas di sana. Kemudian saat tersangka pulang ke rumahnya di Palm Residence. Setelah tersangka masuk ke rumah kemudian tim menangkap tersangka dan kita geledah," kata di Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (13/11).

Saat melakukan penggeledahan, tim menemukan barang bukti sabu seberat total 112 gram, timbangan digital, amplop, dan klip plastik.

"Menurut pengakuan tersangka SA, barang haram itu didapat dari seseorang berinisial P. P saat ini telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," tambahnya.


Baca juga: Tjitajam Gugat Keputusan Dirjen AHU ke PTUN


Setelah ditangkap, tersangka SA diminta petugas untuk menunjukkan di mana ia biasa bertransaksi dengan P. SA kemudian mengatakan ia biasa bertransaksi di kawasan Terminal Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Sesampai di Terminal Pulo Gadung, polisi sempat memburu P tapi hasilnya nihil. Kemudian SA berdalih bahwa P juga biasa bertransaksi di kawasan Bekasi.

"Ternyata tersangka SA ini mengulur waktu atau memutar-mutar lokasi. Dia ingin melihat kelengahan daripada petugas," sambungnya.

Kemudian pada saat turun dari mobil untuk menunjukkan lokasi, tersangka SA mendadak berusaha merebut senjata petugas, sehingga akhirnya polisi terpaksa mengambil tindakan tegas.

"Tersangka sempat kita bawa ke RS Kramat Jati. Namun dari pihak medis menyatakan yang bersangkutan meninggal dunia karena kehabisan darah," lanjutnya. (OL-1)

 

BERITA TERKAIT