13 November 2019, 20:10 WIB

Lagi, 10 Makam di Tasikmalaya Dibongkar Misterius


Kristiadi | Nusantara

MI/Adi Kristiadi
 MI/Adi Kristiadi
10 Makam di Tasikmalaya Dibongkar Misterius

POLSEK Cikatomas kembali menemukan 10 makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Pakemitan II, Desa Pakemitan, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dibongkar. Sebelumnya, terdapat 25 makam di Tasikmalaya sudah dalam kondisi terbongkar tepat di bagian bawah nisan.

Salah satu penggali makam di TPU, Anda Juanda, 54, mengatakan, pembongkaran 10 makam ditemukan lagi oleh anggota polisi yang sedang melakukan patroli. Pada Selasa (12/11) malam, sebanyak dua makam yang ditemukan dalam kondisi berlubang, kemudian Rabu (13/11) pagi ditemukan delapan makam lagi dalam kondisi serupa, yakni terbuka di bagian bawah nisan atau bagian kepala jenazah.

"Untuk 25 makam yang sebelumnya terbuka di TPU Pakemitan, semuanya telah ditutup warga secara bergotong royong, tetapi dari semuanya ada yang kembali dibongkar dengan lebar 10 sentimeter dan kedalaman 45-50 cm. Anggota polisi sendiri yang langsung menemukannya dan untuk sekarang masyarakat akan berusaha berjaga-jaga dan meronda agar pelakunya bisa tertangkap," kata Anda, Rabu (13/11).

Anda mengungkapkan, sejak malam anggota Polsek Cikatomas melakukan penjagaan bersama warga, tetapi pembongkaran makam diperkirakan terjadi Selasa malam hingga Rabu dini hari. Sedangkan, beberapa makam yang kemarin ditutup warga kembali dibongkar karena ditemukan pukul 22.00 WIB dan pukul 06.00 WIB oleh anggota polisi.


Baca juga: Ratusan Penari akan Ramaikan Temanggung Night Carnival


"Saya tidak tahu siapa orang yang melakukan pembongkaran itu, dan jika warga menangkap pelakunya akan akan menyerahkannya secara hukum. Karena, pembongkaran makam yang terjadi selama itu membuat masyarakat resah atas kejadian yang berulang-ulang di lokasi yang sama," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Tasikmalaya, Ajun Komisaris Pol Siswo De Cuellar Tarigan, mengatakan, pihaknya telah menerjunkan anggotanya untuk menyelidiki kasus pembongkaran makam. Akan tetapi, untuk sekarang belum ditemukan petunjuk yang signifikan meski anggota telah menemukan 10 makam dibongkar kembali.

"Pembongkaran makam yang dirusak berada di bagian bawah nisan (kepala) dan kerangka jenazah tidak ada yang diambil tetapi hanya dibongkar. Atas kejadian itu, polisi meminta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat juga diminta untuk melakukan patroli dan dari mereka juga tidak perlu resah dalam kejadian tersebut," paparnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT