13 November 2019, 13:39 WIB

Pilkada Gubernur di Kalsel Petahana Diatas Angin


Denny Susanto | Nusantara

MI/Denny Susanto
 MI/Denny Susanto
Denny Indrayana  mendatangi Partai Gerinda Kalsel untuk mengembalikan berkas formulir calon kepala daerah, Rabu (13/11/2019).

KALIMANTAN Selatan akan menggelar Pilkada serentak 2020 untuk pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur dan pemilihan enam Bupati-Wakil Bupati serta satu Walikota-Wakil Walikota. Untuk tingkat provinsi, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor memastikan diri maju sebagai petahana. Seoalah tidak ada lawan dan berada di atas angin.

Sahbirin yang juga menjabat Ketua DPD Golkar Kalsel tersebut sejak jauh hari sudah mendapat dukungan sejumlah parpol besar seperti PDI Perjuangan.

"Dukungan sejumlah parpol besar kepada gubernur ini membuat peta politik pilkada di Kalsel kurang dinamis. Petahana seolah tidak ada lawan dan di atas angin," tutur Fikri Hadin, pengamat hukum dan politik dari Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Rabu (13/11)

Fikri memprediksi pilkada Gubernur-Wakil Gubernur Kalsel 2020 mendatang paling banyak akan diikuti tiga pasang calon. Yaitu petahana yang diusung parpol-parpol besar, pesaing yang diusung partai-partai kecil berkoalisi serta calon nonparpol atau independen. Hingga kini baru muncul sosok Denny Indrayana mantan Wakil Menkumham era pemerintahan SBY yang menyatakan maju melalui dua jalur termasuk jalur non parpol karena belum mendapatkan kepastian parpol pengusung. Justru yang ramai bermunculan figur-figur calon Wakil Gubernur yang akan mendampingi petahana.

Denny Indrayana mendatangi Partai Gerindra Kalsel untuk mengembalikan berkas formulir calon kepala daerah, Rabu (13/11/2019). Sebelumnya Denny juga sudah mendaftar ke sejumlah parpol seperti Demokrat, Nasdem dan PKS.

Sementara peta politik untuk pilkada tingkat kabupaten/kota di Kalsel lebih dinamis. Calon-calon baik yang berasal dari birokrat, legislatif, parpol dan swasta banyak bermunculan. Pilkada 2020 tingkat kabupaten/kota di Kalsel meliputi Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Tengah, Balangan, Tanah Bumbu dan Kotabaru.

baca juga: Naik Lereng Merapi, Wisatawan Dipaksa Bayar Rp60 Ribu Per Orang

Di Hulu Sungai Tengah, Bupati Akhmad Chairansyah menyatakan tidak akan maju dalam pilkada. Sedangkan Berry Nahdian Furqan yang baru terpilih sebagai wakil bupati pengganti antar waktu memastikan diri maju bertarung dalam pilkada. Di wilayah yang gencar menolak tambang ini diprediksi akan muncul empat sampai lima pasang calon. (OL-3)

 

 

BERITA TERKAIT