13 November 2019, 12:37 WIB

Riau Perketat Keamanan Pasca Bom Bunuh Diri di Medan


Rudi Kurniawansyah | Nusantara

MI/Yoseph Pancawan
 MI/Yoseph Pancawan
Tim Inafis Polda Sumatra Utara mengumpulkan bukti-bukti pasca ledakan bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019).

SERANGAN bom bunuh diri yang dilakukan dua teroris di Polrestabes Medan, Rabu (13/11/2019), terjadi usai digelarnya operasi penangkapan sejumlah teroris oleh pasukan Densus 88 antiteror pada akhir pekan lalu. Penangkapan dilakukan di hutan Desa Kuapan, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau. Hutan itu dijadikan kamp pelatihan oleh para
teroris.

"Iya ada penangkapan dan masih dalam pengembangan," kata Kepala Bidang Humas Polda Riau Komisaris Besar (Kombes) Sunarto di Pekanbaru, Rabu (13/11/2019).

Namun Sunarto enggan menjelaskan secara rinci operasi Densus 88 tersebut termasuk berapa jumlah pasti teroris yang ditangkap saat itu. Dari informasi diketahui sedikitnya enam terduga teroris ditangkap termasuk satu warga setempat bernama Ed dengan barang bukti yang disita yaitu busur dan anak panah, pipa-pipa besi, serta buku-buku, dan lainnya.

Selain itu, Polda Riau juga memperketat pengamanan kantor polisi, rumah dinas, dan asrama setelah serangan bom bunuh diri yang menewaskan dua teroris di markas Polrestabes Medan.

"Memperketat pengamanan Mako, kantor polisi, rumah dinas, dan asrama," jelas Sunarto.

Sunarto juga mengimbau kepada seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan selama menjalankan tugas pengamanan. Personel juga harus saling mengawasi dan jangan sampai lengah terhadap segala kemungkinan.

"Peningkatan kewaspadaan diri personel Polri. Jangan sampai lengah dan harus saling mengawasi," ungkapnya.

baca juga: Normalisasi Sungai di Pantura belum Tuntas

Meski seluruh pengamanan dan kewaspadaan ditingkatkan, kegiatan pelayanan Polri kepada masyarakat tetap dilakukan sebagaimana biasanya. Termasuk pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

"Masyarakat juga diimbau tidak resah dan takut serta pro aktif untuk melaporkan apabila melihat sesuatu yang mencurigakan," jelasnya.(OL-3)

 

BERITA TERKAIT