13 November 2019, 09:42 WIB

Bawaslu Klaten Luncurkan Tiga Desa Pengawasan


Djoko Sardjono | Nusantara

MI/DJoko Sardjono
 MI/DJoko Sardjono
Deklarasi tolak praktik politik uang

BADAN Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, meluncurkan tiga Desa Pengawasan Pilkada 2020. Peluncuran desa pengawasan itu dipusatkan di Desa Jotangan, Kecamatan Bayat, pekan lalu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Klaten Arif Fatkhurrokhman menyebutkan tiga desa pengawasan pilkada tersebut, yaitu Desa Jotangan di Kecamatan Bayat, Desa Wunut di Kecamatan Tulung dan Desa Jambu Kidul di Kecamatan
Ceper.

"Desa Pengawasan adalah desa yang seluruh masyarakatnya berkomitmen siap mengawal pemilu atau pilkada bersih, menolak politik uang, serta ikut mencegah, mengawasi, dan melapor adanya dugaan pelanggaran," kata Arif, Selasa (12/11).

Baca juga: Sambut Pilkada, Grobogan Buat Gerakan Kampung Antipolitik Uang

Penetapan Desa Pengawasan berdasarkan hasil evaluasi dan identifikasi desa yang berpotensi terjadi pelanggaran pemilu atau permasalahan dalam mewujudkan demokrasi berkualitas, terutama yang terkait masalah politik uang.

Desa Pengawasan dibentuk untuk menggugah kesadaran masyarakat dalam pengawasan Pilkada 2020 dan Pemilu 2024. Untuk itu, tentu dibutuhkan kerja sama antara pemerintah desa dan masyarakat.

"Itu strategi pengawasan dan pencegahan pelanggaraan pemilu mulai dari tingkat bawah. Sebelumnya, proses pengawasan melalui sosialisasi partisipasi, tetapi sekarang melibatkan masyarakat secara langsung," pungkasnya.(OL-5)

 

BERITA TERKAIT