13 November 2019, 07:45 WIB

Peluncuran Layanan Streaming Disney+ Diwarnai Gangguan


Basuki Eka Purnama | Hiburan

AFP/Robyn Beck
 AFP/Robyn Beck
Logo layanan streaming Disney+

DISNEY meluncurkan rangkaian film mereka lewat layanan streaming pada Selasa (12/11) waktu setempat. Namun, peluncuran itu diwarnai sejumlah gangguan yang menyebabkan konsumen gagal melihat berbagai film Disney mulai dari Mickey Mouse hingga Star Wars.

Peluncuran Disney+ itu membawa reaksasa media itu berhadapan langsung dengan layanan streaming serupa seperti Netflix dan Amazon Prime.

Disney+ diluncurkan bersamaan untuk televisi, tablet, dan ponsel di Amerika Serikat dan Kanada menampilkan ribuan film dan serial televisi produksi Disney, Pixar, Marvel, Lucasfilm, dan National Geographic.

Presiden Disney Bob Iger menyebut peluncuran Disney+ sebagai tonggak sejarah bagi perusahaannya dan menandaia era baru inovasi dan kreatifitas.

Baca juga: POZE x Mario Photographie Beri Kesempatan Berfoto ala Selebriti

Namun, setelah munculnya serangkaian unggahan di media sosial dari pengguna yang tidak bisa menonton layanan Disney+, Disney mengakui ada masalah dalam layanan mereka. Disney beralasan hal itu terjadi karena tingginya permintaan konsumen.

"Permintaan konsumen untuk Disney+ melebihi perkiraan kami," ujar Disney dalam sebuah pernyataan resmi. "Kami sangat senang dengan tanggapan luar biasa ini dan tengah bekerja keras untuk mengatasi masalah yang terjadi. Kami minta konsumen kami untuk bersabar."

Laman daring pemantau layanan daring Downdetector melaporkan setidaknya ada 8 ribu laporan gangguan layanan Disney+ hingga pukul 14.00 GMT.

Puluhan pengguna Twitter mengunggah pesan mengenai gangguan itu, beberapa menggunakan gambar dari film Disney, Ralph Breaks the Internet, atau tagar #DisneyPlusFail. (AFP/OL-2)

BERITA TERKAIT