12 November 2019, 21:48 WIB

Kemendes Bantah Sri Mulyani dan KPK Soal Desa Fiktif di Konawe


Antara | Politik dan Hukum

MI/ Ramdani
 MI/ Ramdani
Menteri PDTT Iskandar Abdul Halim

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengaku tidak ada  desa fiktif di Konawe, Sulawesi Tenggara. 

"Yang pasti kita tunggu penjelasan hasil investigasi, saya selalu bicara pada perspektif data yang dimiliki oleh Kementerian Desa. Kalau dengan merujuk data yang ada, kita kan punya sistem informasi bangun desa dan lengkap di situ laporan 2-3 bulanan," kata Abdul Halim di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (12/11).   

Berdasarkan data Kementerian Keuangan,  2018 Kabupaten Konawe mendapat anggaran dana desa Rp201 miliar dan  2017 sebesar Rp221 miliar. Persoalan desa fiktif muncul ketika Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan hal itu di DPR, (4/11)

Halim mengaku bahwa desa-desa yang disebut fiktif tersebut tetap berwujud desa lengkap dengan penduduk. Termasuk yang di Konawe itu, tetapi kita tidak tahu di luar big data yang kita miliki apakah kemudian ada terselip termasuk yang di Konawe itu. Kami juga menunggu tapi kita tidak menemukan di Konawe itu," tandasnya. Data di Kemendes PDTT menurut Halim sudah diberikan kepada Menkeu Sri Mulyani.        

 

 

 

BERITA TERKAIT