12 November 2019, 18:55 WIB

Pemkab Tangerang segera Perbaiki Ruang Kelas SDN Malang Nengah II


Sumantri | Megapolitan

ANTARA /Fauzan
 ANTARA /Fauzan
Siswa beraktivitas di depan bangunan sekolah yang ambruk di SDN Malangnengah II, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (12/11/2019)

TRAGIS, tiga ruang kelas SDN Malang Negah II di Kampung Jaha, Desa Malang Nengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, ambruk.

Untung kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, karena para siswa yang duduk di kelas 3, 4, dan 5 yang menempati ruang-ruang tersebut sudah pulang sekolah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Tiba-tiba, tiga ruang kelas yang belakangan telah tampak mengalami retak itu ambruk.

Menurut Kepala Sekolah SDN Malang Nangah II, Saeful Haris, tiga ruang kelas itu ambruk karena diduga terjadinya perubahan kontur tanah yang beberapa waktu lalu sempat diguyur hujan setelah musim kemarau panjang.

Pasalnya, kata dia, posisi sekolah yang awalnya rata dengan permukiman warga, lebih tinggi sekitar satu meter.

"Saya kira ini terjadi karena adanya perubahan kontur tanah," kata Saeful, Selasa (12/11) sore.


Baca juga: Masyarakat Punya Andil Cegah Ulah Negatif Oknum Geng Motor


Bahkan, kata Saeful, sejak diguyur hujan deras pada 31 Agustus dan 1 November 2019 lalu, bangunan tiga ruang yang didirikan sejak 1975 itu mengalami retak-retak.

Akibat ambruknya ketiga ruang kelas tersebut, kata Saeful, pihak sekolah terpaksa mengubah jadwal masuk sekolah pagi dan siang.

"Kami terpaksa membagi waktu kegiatan belajar mengajar (KBM) itu hingga sore. Untuk kelas 3a, 4b, dan 4 masuk siang sampai sore. Sedangkan lainnya tetap masuk pagi," kata dia.

Namun begitu, tambah dia, Pemerintah Kabupaten Tangerang, dalam hal ini Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Syaifullah, sudah datang untuk melihat langsung kondisi sekolah tersebut.

Berdasarkan keterangannya, Disdik Kabupaten Tangerang akan segera memperbaiki sekolah itu agar anak didik bisa melanjutkan KBM dengan normal. Dan ketiga ruang kelas yang ambruk itu dipasang garis polisi untuk dilakukan penyelidikan. (OL-1)

BERITA TERKAIT