12 November 2019, 18:45 WIB

Anggaran Pembangunan Trotoar 2020 Dipangkas Rp204 Miliar


Selamat Saragih | Megapolitan

MI/Saskia Anindya Putri
 MI/Saskia Anindya Putri
Revitalisasi trotoar

KOMISI D DPRD DKI Jakarta dan Dinas Bina Marga DKI Jakarta sepakat untuk memangkas anggaran pembangunan trotoar dalam rancangan kebijakan umum anggaran-prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) untuk anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI 2020.

Anggaran pembangunan trotoar dipangkas Rp204 miliar dari usulan awal senilai Rp1,2 triliun. Dengan demikian, anggaran pembangunan trotoar yang disetujui pada 2020 sebesar Rp996 miliar.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho, mengatakan, awalnya untuk mengefisiensi anggaran, pihaknya memutuskan untuk membatalkan rencana pembangunan trotoar pada dua paket.

Pembangunan trotoar yang dibatalkan pada paket satu yakni Jl Suprapto dan Jl Kebon Sirih. Sementara yang dibatalkan pada paket dua yakni Jl Balap Sepeda.


Baca juga: Soal Aibon, BK DPRD DKI belum Putuskan Nasib William PSI


"Paket satu kami efisiensi, kami kurangi sekitar Rp152,4 miliar, kemudian paket dua dikurangi total Rp51,6 miliar. Jadi total efisiensi senilai Rp204 miliar," ujar Hari dalam rapat pembahasan rancangan KUA-PPAS tahun 2020, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (12/11).

Komisi D DPRD DKI menyetujui usulan Dinas Bina Marga.

"Setuju ya? Berarti penurunan Rp204 miliar, baik, kami setujui," kata Wakil Ketua Komisi D, Nova Harivan Paloh, sambil mengetuk palu.

Dalam rapat sebelumnya, Komisi meminta Dinas Bina Marga DKI Jakarta memangkas anggaran pembangunan trotoar sebesar Rp1,2 triliun dalam rancangan KUA-PPAS 2020. Sebab masih ada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang membutuhkan anggaran untuk program yang lebih prioritas. (OL-1)

BERITA TERKAIT