12 November 2019, 17:54 WIB

Ratusan Ribu Pemilik Motor Tunggak Pajak


Gana Buana | Megapolitan

ANTARA/Hafidz Mubarak
 ANTARA/Hafidz Mubarak
ilustrasi -- Wajib pajak kendaraan melakukan pendaftaran di loket pelayan pajak kendaraan Samsat Kota Bekasi.

BADAN Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi mencatat sebanyak 30% atau 400.000 lebih pemilik kendaraan di Kota Bekasi menunggak pajak. Jumlah tersebut didominasi pemilik kendaraan roda dua.

“Mereka masuk kategori Kendaraan Tidak Daftar Ulang,” ungkap Kepala Seksi Penerimaan dan Penagihan Pusat Pelayanan Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kota Bekasi Bapenda Jawa Barat, Gumiwan di Bekasi, Selasa (12/11).

Menurut Gumiwan, jumlah penunggak pajak didominasi oleh pemilik kendaraan roda dua. Hal ini lantaran jumlah okupansi kendaraan jenis ini di Kota Bekasi lebih tinggi dibanding okupansi kendaraan roda empat. Jumlah kendaraan bermotor di Kota Bekasi tercatat ada lebih dari 1,6 juta unit sampai akhir Januari 2019.

Gumiwan berharap program penghapusan denda pajak kendaraan bermotor pada 10 November hingga 10 Desember 2019 di Kota Bekasi mampu mendongkrak pemasukan pemerintah provinsi secara signifikan. Meski demikian, ia tidak spesifik menargetkan jumlah pajak yang akan terkumpul.

"Targetnya ya sebanyak-banyaknya masyarakat memanfaatkan momentum ini. Mudah-mudahan wajib pajak berdatangan untuk bayar pajak, manfaatkan diskon yang diberikan pemerintah," ungkapnya.

Baca juga: Pemprov Jabar Hapus Denda Pajak Kendaraan

Melalui program penghapusan ini, denda pajak kendaraan bermotor akan otomatis terhapus jika warga membayar denda selama rentang waktu program. Wajib pajak hanya membayar pajak pokoknya saja. Bahkan, pihaknya juga memberikan diskon bagi mereka yang menunggak pajak di atas lima tahun.

“Ada pengurangan setahun gratis pajak pokok bagi mereka yang menunggak pajak di atas lima tahun. Kalau yang menunggak satu atau dua tahun saja tetap membayar pajak pokoknya tapi dendanya tetap dihapus,” kata Gumiwan.

Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kota Bekasi mencatat selama 2018 (Januari–Desember), jumlah kendaraan baru di Kota Bekasi mencapai 130.349. Jumlah kendaraan roda dua 99.995 unit dan kendaraan roda empat 30.354 unit. Setiap bulan rata-rata kendaraan baru di Kota Bekasi mencapai 10.862 unit.

Samsat Kota Bekasi memberlakukan program pengurangan pokok dan pembebasan pajak kendaraan bermotor (PKB). Dalam program yang berlangsung 10 November sampai 10 Desember itu, mereka menargetkan PKB tambahan sekitar Rp33,431 miliar.

Target penerimaan PKB tahun ini harus melebihi penerimaan PKB tahun lalu yang hampir Rp2 triliun. Hingga Oktober 2019, PKB baru 83,86%. Sedangkan target sampai Oktober harusnya 85% – 86%. (A-4)

BERITA TERKAIT