12 November 2019, 14:22 WIB

LIPI Melepasliarkan 30 Landak di TN Gunung Merbabu


Widjajadi | Nusantara

MI/Widjajadi
 MI/Widjajadi
LIPI melepasliarkan 30 landak di Taman Nasional Gunung Merbabu, Jawa Tengah, Selasa (12/11/2019). 

LEMBAGA Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bersama Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) melakukan pelepasan liar 30 ekor landak Jawa di kawasan hutan Merbabu,Selasa (12/11/2019). Puluhan hewan berduri yang dilindungi ini merupakan hasil riset LIPI yang indukannya bersumber dari Gunung Lawu dan Merbabu.

"Umur landak yang dilepasliarkan ini sekitar 2 tahunan. Landak sudah diberi semacam chips atau GPS sehingga nanti secara reguler LIPI akan memonitor keberadaan landak tersebut," kata Kepala BTNGMb, Junita Parjanti di sela sela acara.

Puluhan landak jawa (histrix javanica) di kawasan hutan Merbabu itu sudah melalui kajian dan dipilih oleh pakar ahli LIPI, dengan mempertimbangkan typologi habitat yang sesuai dengan kriteria tempat tumbuh landak.

Kawasan Merbabu yang beberapa saat lalu terbakar hebat, memgakibatkan banyak hewan liar mati. Program pelepasliaran landak ini diharapkan dapat merestorasi kembali anasir-anasir ekosistem Merbabu yang sempat terganggu akibat kebakaran hebat beberapa waktu lalu.

Lokasi pelepasan landak dipilih di areal jurang yang sangat jauh dari ladang atau pemukiman penduduk. Lokasi pelepasan ada tiga tempat yaitu atas daerah Ampel 2 lokasi dan 1 lokasi diatas pakis.

Ikut melaksanakan pelepasan liar landak Jawa itu antara lain  Kepala Pusat LIPI Laksana Handoko, Direktur Konservasi Keanekaragaman Hayati(KKH) Indra E, dan Kepala Balai TNGMb Junita Parjanti.

baca juga: Kalsel Siap Bangkit Bangun Industri Perkayuan

Sementara itu Direktur KKH Indra mengatakan pelepasliaran landak diharapkan dapat memulihkan ekosistem Merbabu dan melestarikan keberadaan jenis landak ini. Apalagi di Indonesia ada 4 jenis landak yang terancam mengalami kepunahan. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT