12 November 2019, 09:00 WIB

Menangkal Hoaks Melalui Nilai-Nilai Pancasila


M Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum

Ilustrasi MI
 Ilustrasi MI
Ilustrasi Hoax

PERAN Pancasila untuk menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks sangat besar. Mengamalkan nilai-nilai setiap sila pada sendi kehidupan bisa melakukan itu.

Namun, tidak menutup kemungkinan penyebaran hoaks bisa merusak nilai-nilai Pancasila tersebut. Sebagai contoh ketika Pemilu lalu menjadi ladang hoaks yang sangat besar.

Direktur Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Aris Heru Utomo mengatakan penyebaran hoaks dapat melemahkan nilai Pancasila, khususnya sila ketiga, Persatuan Indonesia.

"Pilkada menjadi contoh bagaimana hoaks cukup berhasil mengirimkan gelombang kebencian yang mengancam keutuhan bangsa," kata Aris saat sosialisasi Pancasila di Batu, Malang, Senin (11/11).

Diketahui saluran penyebaran hoaks yang terjadi di masyarakat sering dilakukan di media sosial. Media sosial tersebut ialah Facebook, Instagram, dan Twitter. Selanjutnya penyebaran hoaks terbanyak melalui aplikasi chatting 62.80% dan situs web 34.90%.

Baca juga: Ini Isi lengkap Pidato Jokowi Saat HUT NasDem

Berita mengenai politik dan SARA menjadi yang paling populer dalam penyebaran berita bohong dan paling sering diangkat menjadi materi konten hoaks.

"Sebanyak 91,8% responden mengaku paling sering menerima konten hoaks mengenai konten sosial politik. Tidak berbeda jauh, responden mengaku sering menerima konten hoaks mengenai SARA dengan angka 88.6%," ungkapnya.

Mencegah berita hoaks dapat dilakukan beberapa cara seperti hati-hati dengan judul provokatif, cermati alamat situs, periksa fakta, cek keaslian foto, ikut serta dalam group antihoaks.

Namun, peran media sosial juga dapat memberikan energi positif untuk menyebarkan kebaikan dalam menegakkan nilai-nilai Pancasila.

"Media sosial terbukti ampuh membuat viral atau memopulerkan isu-isu kebangsaan dan melawan berita hoax yang sudah tersebar. Seperti fenomena tagar #KitaIndonesia, #KitaPancasila yang dibuat dalam rangka menyambut Hari Pancasila," tutupnya. (OL-2)

BERITA TERKAIT