11 November 2019, 23:05 WIB

Pancasila Menjadi Lagu Hidup Generasi Muda


M Iqbal Al Machmudi | Nusantara

MI/ M Iqbal Al Machmudi
 MI/ M Iqbal Al Machmudi
 Sosialisasi nilai-nilai Pancasila "hoaks dan Pancasila di kalangan komunitas IT"

GENERASI muda memiliki amanah yang besar untuk menjaga nilai-nilai Pancasila agar selalu diterapkan di kehidupan setiap masyarakat. Sehingga generasi muda harus memahami nilai Pancasila agar Pancasila tetap hidup.

"Harus di tafsirkan dengan generasi muda mengenai Pancasila. Harus dilakukan secara terus menerus yang perlu diketahui pertama ialah alasan pendiri negara menciptakan Pancasila," kata Pelaksana Tugas (Plt) Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Hariyono, saat pembukaan sosialisasi Pancasila di Batu, Malang, Jawa Timur, Senin (11/11).

Sehingga setiap generasi muda yang menerima Pancasila memahami arti dari ideologi tersebut. Bukan hanya menerima secara cuma-cuma. Lalu mampu diubah menjadi sumber prestasi.

"Tapi generasi tak semata-mata tak menerima secara statis dan fanatik tetapi juga dimulai konteks dengan perkembangan zaman. Sehingga menjadi sumber inspirasi, sumber kreativitas, dan sumber prestasi," ujarnya.

BPIP sendiri turut menggandeng komunitas Informasi dan Teknologi (IT) untuk menangkal hoaks dan mengedepankan peran Pancasila dalam bersosial media. Sosialisasi dengan tema 'Sosialisasi Nilai-Nilai Pancasila Hoax dan Pancasila di Kalangan Komunitas IT' menghadirkan 60 orang yang terdiri atas mahasiswa dan pelajar dari sekolah IT.


Baca juga: Peran Pancasila di Era Kemajuan Teknologi


"Justru disni ada dialog antara generasi old dan baru jangan-jangan cara berkomunikasi kita berbeda dengan mereka (muda). Karena Pancasila sebagai generasi depan tidak lagi bisa dimonopoli oleh generasi tua," ungkapnya.

Menurutnya untuk negara maju kita harus menguasai teknologi IT. Kondisi saat ini belum mampu menjadikan bangsa satu. Masih melihat berdasarkan perbedaan RAS.

"Kita ingin bahwa nilai-nilai Pancasila bergelora didalam kehidupan berbangsa dan bernegara salah satu pengaruh lapisan yang cukup dominan di dunia digital. Mereka yang produksi narasi mereka yang aktif," ucapnya.

Menjadikan komunitas IT menyebarkan energi positif karena Pancasila bukan hanya sebuah slogan tapi sudah waktunya Pancasila sebagai lagu hidup.

"Artinya bisa menerjemahkan pada nilai-nilai kebutuhan bangsa. Sekarang gotong royong relatif kurang tetapi di lapangan tanpa menyebut istilah itu sudah menerapkan mulai dari koneksi kolaborasi dan sebagainya," tutupnya. (OL-1)

BERITA TERKAIT