12 November 2019, 05:30 WIB

Bali Tolak Keinginan Menteri Pariwisata


(OL/N-2) | Nusantara

MI/ 	rutasuryana
 MI/ rutasuryana
Gubernur Bali  Wayan Koster

GUBERNUR Bali I Wayan Koster menegaskan pariwisata di daerahnya sudah berlangsung lama dan diterima oleh berbagai agama di dunia. Karena itu, wacana yang diusung Kementerian Pariwisata mengembangkan Danau Toba dan Bali menjadi destinasi yang ramah muslim tidak perlu digaungkan lagi.

"Bali tetap akan menerapkan pariwisata budaya berbasiskan kearifan lokal. Pariwisata dan turis yang datang ke bali berasal dari berbagai negara dengan agama yang juga berbeda, dan selama ini tidak ada masalah," tambahnya.

Menurut Koster, sesuatu yang sudah berjalan baik jangan sampai diubah lagi dengan alasan yang tidak masuk akal. Semua akomodasi wisata di Bali bisa menerima siapa pun, bisa melayani siapa pun. Branding Bali sebagai pariwisata budaya berbasiskan kearifan lokal jangan diutak-atik lagi. (OL/N-2)

BERITA TERKAIT