11 November 2019, 20:08 WIB

KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Anak Yasonna Laoly


Dhika kusuma winata | Politik dan Hukum

MI/ Mohamad Irfan
 MI/ Mohamad Irfan
Yasonna Laoly

KOMISI Pemberantasan Korupsi menjadwalkan ulang pemeriksaan anak Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Yasonna Laoly, Yamitema Laoly. Sedianya ia akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus suap yang menjerat Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin.

KPK menyebut Yamitema tidak memenuhi panggilan lantaran surat resmi panggilan belum diterima yang bersangkutan.

"Surat panggilan belum sampai kepada yang bersangkutan. Rencananya akan dijadwalkan ulang besok (Selasa, 12/11)," kata Plh Kabiro Humas KPK Chrystelina GS di Gedung KPK, Jakarta, Senin (11/11) malam.

 

Baca juga: Yasonna Larang Anaknya Penuhi Panggilan KPK

 

Terpisah, Menkumham Yasonna Laoly mengatakan Yamitema telah mengetahui adanya pemanggilan tersebut. Namun, anaknya memang belum menerima surat resmi (fisik) dari KPK.

Yamitema rencananya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka lain dalam kasus yang sama yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Medan Isa Anshari. Yamitema diperiksa dalam kapasitasnya selaku pimpinan perusahaan kontraktor PT Kani Jaya Sentosa.

Kasus yang menjerat Eldin bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) berkaitan dengan dugaan penerimaan suap terkait dengan proyek dan jabatannya selaku Wali Kota Medan.

Uang suap itu diduga berasal dari Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemkot Medan Isa Ansyari yang juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

KPK menduga Isa Ansyari dimintai uang karena telah diangkat sebagai kepala dinas oleh Eldin. Isa sebagai kepala dinas memberikan uang sebesar Rp250 juta melalui transfer sebesar Rp200 juta dan Rp50 juta diberikan secara tunai.

Permintaan uang tersebut berkaitan dengan kunjungan kerja sang Wali Kota ke Jepang pada Juli lalu dalam rangka kerja sama sister sister city antara Kota Medan dan Kota Ichikawa. (OL-8)

BERITA TERKAIT