11 November 2019, 19:37 WIB

Ini Syarat yang Diminta Anies untuk Wakil Gubernur DKI


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

MI/ Bary Fathahilah
 MI/ Bary Fathahilah
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah bersepeda)

GUBERNUR Anies Baswedan tidak ambil pusing soal siapapun yang akan menjadi wakil gubernur. Anies hanya meminta satu syarat, yakni bisa satu visi dengannya dalam memimpin DKI Jakarta.

Kursi Wagub DKI sudah kosong sejak Agustus 2018 saat Sandi memutuskan mundur dari jabatannya untuk maju sebagai cawapres 2019 mendampingi Prabowo Subianto.

"Kalau menurut saya, nomor satu, dia ikut pada visi Gubernur. Karena yang menjadi calon wakil itu sekarang tidak ada satupun yang pernah ikut kampanye. Kalau ikut kampanye, pasti meresapi isi janjinya," terang Anies di Balai Kota Jakarta, Senin (11/11).

Saat ini ada enam nama calon wakil gubernur DKI yang mengemuka. PKS mengajukan nama yakni mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Wilayah PKS DKI Jakarta Agung Yulianto.

Sedangkan dari Gerindra mengajukan empat nama baru cawagub. Yakni, Dewan Penasihat Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Ferry J Juliantono, Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria dan Sekda DKI Jakarta Saefullah. Dari enam nama tersebut, akan dipilih dua oleh panitia pemilihan.

"Yang kedua, bisa bekerja sama. Saya percaya, kalau sudah pada fase ini, itu pasti fase orang-orang yang sanggup untuk kerja sama. Lalu tegak lurus pada agenda gubernur, jangan bawa agenda sendiri," ucap Anies.

"Kalau bawa agenda sendiri, ada deal-deal sendiri, kita tidak tahu tuh nanti seperti apa. Jadi ikut pada apa yang sudah menjadi janji Gubernur," tambahnya.

Kemudian, saat disinggung apakah Sekda DKI Saefullah cocok menjadi wagub yang menemani dirinya, Anies mengatakan tidak bisa ikut campur dalam proses pemilihan tersebut.

"Saya sendiri melihat ini adalah wilayahnya partai politik. Biarkan mereka yang memutuskan. Saya konsentrasi pada pekerjaan saya sebagai gubernur. Kegiatan saya sifatnya teknokratik. Itu saja," pungkas Anies. (OL-8)

BERITA TERKAIT