11 November 2019, 09:00 WIB

Pimpinan Adat Sumbar Berharap Putra Minangkabau Jadi Watimpres


Selamat Saragih | Politik dan Hukum

Istimewa/dok.pri
 Istimewa/dok.pri
 Angku Datuak Bandaro Kayo Tampuak Tangkai Alam Minangkabau.

PIMPINAN tertinggi adat di ranah Minangkabau, Angku Datuak Bandaro Kayo Tampuak Tangkai Alam Minangkabau dari Nagari Tuo Pariangan Batusangkar mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo alias Jokowi, Senin (11/11).

Angku memohon agar Presiden Jokowi mengikutsertakan putra Minang, Ketua Umum RèJO (Relawan Jokowi), HM Darmizal MS, dalam komposisi anggota Dewan Pertimbangan Presiden atau Wantimpres.

Angku juga menyadari jika pengangkatan dan pemberhentian Wantimpres merupakan sepenuhnya menjadi hak preogratif Presiden Jokowi sesuai amanah Undang-undang Nomor 19 tahun 2006.

"Kami sudah mengantarkan surat permohonan kepada Presiden Jokowi ke Istana agar anak kemenakan kami HM Darmizal dapat turut membangun bangsa ini dengan menjadi anggota Wantimpres," kata Angku didampingi Ketua Umum Jaringan Kiai Kampung Sumatera Barat H Sulaiman Tanjung, LC, MA., kepada wartawan,di Jakarta, Senin (11/11)

Dikatakan Angku, saat Pemilu lalu di ranah Minang perolehan suara pasangan Jokowi-KH. Ma'ruf Amin tidak begitu besar. Bahkan, jauh dari harapan kita semua.

"Namun, kami meyakini karakter bapak Presiden adalah orang bijak yang membangun Indonesia secara menyeluruh termasuk di ranah Minang Sumatera Barat, kampung halaman kami," kata Angku.

"Kami selaku kepala adat dan ninik mamak di nagari Minangkabau, mengajukan permohonan kepada bapak Presiden dan bapak Wakil Presiden, kiranya berkenan menempatkan pilihan kepada Putra Miang, yaitu HM. Darmizal MS yang telah berkeringat dan berjuang melalui Relawan Jokowi atau ReJO, dengan segala kemampuannya untuk diangkat menjadi anggota Wantimpres RI," ujarnya.

Atas nama pribadi, lanjut Angku, dirinya memberikan dukungan penuh kepada Darmizal untuk mengisi posisi Wantimpres yang menjadi kewenangan penuh Presiden Jokowi.

"Kami memahami sepenuhnya, bahwa penetapan dan pengangkatan anggota Wantimpres adalah Hak Prerogatif Presiden, oleh karenanya kami sangat berharap, kiranya bapak Presiden Joko Widodo yang terhormat dapat menerima permohonan kami ini," ujar Angku. (Ssr/OL-09)

BERITA TERKAIT