11 November 2019, 17:00 WIB

Peremajaan Kereta, PT KAI Beli Lokomotif Green Energy


Faustinus Nua | Ekonomi

MI/Bary Fathahilah
 MI/Bary Fathahilah
Kereta Api Bandara akan resmi dioperasikan di Peron 10 Stasiun Manggarai, Jakarta

DIREKTUR Keuangan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Didiek Hartantyo mengungkapkan pihaknya saat ini sedang meremajakan sekitar 672 kereta yang sudah berusia di atas 30 tahun. Untuk mendukung peremajaan kereta, PT KAI juga berencana mengadakan sekitar 36 lokomotif baru yang berdesain green energy atau berbahan bakar B20.

"Lokomotif baru yang dibeli itu siap untuk green energy, sudah siap dengan B20," kata Didiek di sela-sela acara Investor Gathering di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Senin (11/11).

Pembelian lokomotif baru, menurutnya, sejalan dengan program pemerintah terkait penggunaan bahan bakar ramah lingkungan. PT KAI akan menggandeng produsen asing yang sudah mengembangkan lokomotif tersebut.

"Jadi kereta-kereta kita akan modernisasi. Ke depan akan lebih ke arah green energy. Lokomotif kita gensetnya digunakan B20, B30 hingga ada kajian untuk B100," imbuhnya.

Baca juga: Erick Thohir Bentuk Tim Satuan Tugas Kereta Cepat

Untuk kereta penumpang dan gerbong barang serta fasilitas lainnya, PT KAI masih menggunakan produksi dalam negeri. PT KAI bekerja sama dengan PT INKA sebagai mitra produksi dalam negerinya.

Sementara terkait pembiayaan, PT KAI akan menggunakan hasil penawaran obligasi II PT KAI senilai Rp2 triliun, sekita Rp800 miliar akan dialokasikan untuk peremajaan kereta.(OL-5)

BERITA TERKAIT