11 November 2019, 16:20 WIB

Menhub Targetkan LRT Jabodebek Selesai 2021


Hilda Julaika | Ekonomi

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
 ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Menhub Budi Karya Sumadi (kedua dari kiri) bersama dengan menteri lain seusai pengecoran "closure" tengah Jembatan Lengkung Bentang Panjang

MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan proyek Light Rail Transit Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (LRT Jabodebek) selesai untuk semua rute secara bersamaan pada 2021.

Sementara itu, per 1 November, proyek LRT sudah mencapai progres 67,3%. Untuk progres terbaru lintas Cawang-Cibubur mencapai 86,2%, Lintas Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sebesar 58,3% dan Lintas Cawang-Bekasi Timur sudah mencapai 60,5%.

“Target bulan juni-juli 2021 selesai. Operasional LRT akan dilakukan secara langsung bersamaan pada 2021. Semua rute serentak, tidak bertahap,” kata Menhub Budi Karya, Senin (11/11).

Perkembangan terbaru dari pembangunan proyek ini adalah diresmikannya bentangan beton panjang (long span) proyek LRT Jabodebek yang berada di persimpangan Jalan HR Rasuna Said Kuningan dan Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (11/11).

Dengan peresmian tersebut, maka proyek LRT Jabodebek yang berada di ruas Jalan Gatot Soebroto telah tersambung dengan proyek yang berada di Jalan Rasuna Said, Kuningan. Proyek yang diresmikan ini bertipe box girder beton dengan radius lengkung 115 meter. Kemudian, panjang bentang utama 148 meter dan beban pondasi pengujian 4.400 ton. Long span ini disebut merupakan yang terpanjang di dunia dan mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Baca juga: Progres LRT Jabodebek Sudah 67,3%

Menteri Budi berharap proyek ini dapat segera dituntaskan karena sudah ada kota-kota lain yang segera menyusul pembangunan angkutan massal LRT yaitu Surabaya, Bandung, Makassar dan Medan.

“Kita harapkan ini menjadi satu alternatif atau pilihan angkutan massal Indonesia yang dapat diandalkan,” terang Menhub.

Apresiasi Adhi Karya

Tak hanya bicara target selesai, Menhub Budi pun mengapresiasi Adhi Karya selaku pelaksana pekerjaan proyek LRT Jabodebek yang disebut telah bekerja dengan baik menggunakan pembiayaan dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

“Saya melihat Adhi Karya sangat gigih lakukan proyek ini. Proyek ini jadi contoh dari segi struktur tingkat kesulitan dan tingkat kesulitan finansial yang dikerjakan melalui skema KPBU. Adhi Karya bersama PT KAI mengerjakan ini dengan baik dan pemerintah terus memberikan dukungan,” tuturnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT